YOGYAKARTA – Sebanyak 17 peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026, yaitu daftar ilmuwan yang memiliki dampak penelitian tinggi berdasarkan indikator bibliometrik atau sitasi publikasi ilmiah. Daftar tersebut disusun oleh tim peneliti yang dipimpin John P. A. Ioannidis dari Stanford University dengan data publikasi ilmiah Elsevier. <Cite refs={[“turn610258search1″,”turn610258search2”]}/>
Capaian ini mencakup peneliti dari berbagai bidang ilmu, mulai dari kesehatan, kehutanan, farmasi, teknik, matematika, kimia, hingga geografi. Beragam penelitian yang mereka kembangkan berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk deteksi dini penyakit jantung bawaan pada anak, pemanfaatan material ramah lingkungan, dan pemetaan ekosistem pesisir.
Daftar 17 Peneliti UGM yang Masuk World’s Top 2% Scientists 2026
Berikut nama-nama peneliti UGM yang tercantum dalam daftar tersebut berdasarkan publikasi resmi universitas. <Cite refs={[“turn610258search1″,”turn610258search2”]}/>
1. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
- Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., MPH., Ph.D.
- Prof. dr. Indah Kartika Murni, M.Kes., Sp.A(K)., Ph.D.
- dr. Sumadi Lukman Anwar, M.Sc., Ph.D., Sp.B., Subsp.Onk. (K)
2. Fakultas Kehutanan
- Prof. Dr. Ir. Ragil Widyorini, S.T., M.T., IPU.
- Prof. Dr. Ahmad Maryudi, S.Hut., M.For.
3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Dr. Yehezkiel Steven Kurniawan, S.Si., M.Eng.
- Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng.
- Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng.
- Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si.
- Prof. Drs. Jumina, Ph.D.
4. Fakultas Farmasi
- apt. Eka Noviana, Ph.D.
- Prof. Dr. apt. Abdul Rohman, S.F., M.Si.
5. Fakultas Teknik
- Muhammad Akhsin Muflikhun, S.T., MSME., Ph.D.
- Prof. Dr. Ir. Kusmono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.
6. Fakultas Kedokteran Gigi
- Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D.
7. Fakultas Geografi
- Prof. Dr. Pramaditya Wicaksono, S.Si., M.Sc.
- Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai.
Riset Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak
Salah satu penelitian yang mendapat perhatian dikembangkan oleh Indah Kartika Murni dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM. Risetnya berfokus pada peningkatan deteksi dini penyakit pada anak, khususnya penyakit jantung bawaan.
Dalam salah satu studi, ditemukan bahwa 60 persen dari 850 anak dengan penyakit jantung bawaan mengalami keterlambatan diagnosis. Pada kelompok anak dengan penyakit jantung bawaan berat, proporsinya bahkan mencapai lebih dari 85 persen.
Indah bersama tim juga meneliti penggunaan pulse oximeter untuk membantu skrining penyakit jantung bawaan kritis pada bayi baru lahir. Penelitian yang melibatkan 1.450 bayi di empat rumah sakit di Yogyakarta berhasil mengidentifikasi delapan kasus kritis.
Temuan tersebut menjadi bukti ilmiah yang mendukung pengembangan kebijakan skrining kesehatan bayi. Penelitian ini menekankan pentingnya metode pemeriksaan yang sederhana, terjangkau, dan sesuai dengan kondisi pelayanan kesehatan di negara berkembang.
Selain itu, Indah bersama tim multidisiplin mengembangkan pemantauan patogen melalui air limbah. Pendekatan tersebut dapat melengkapi data epidemiologi konvensional untuk mendeteksi peredaran patogen di masyarakat. <Cite refs={[“turn610258news0″,”turn610258search1”]}/>
Inovasi Biokomposit Ramah Lingkungan
Bidang penelitian lain yang menjadi sorotan adalah pengembangan material ramah lingkungan oleh Ragil Widyorini dari Fakultas Kehutanan UGM.
Penelitiannya berfokus pada produk komposit yang memanfaatkan serat alam, kayu berkualitas rendah, serta limbah pertanian dan kehutanan. Material tersebut dikembangkan menggunakan perekat alami bebas formaldehida sebagai alternatif bahan komposit konvensional.
Pemanfaatan bahan-bahan tersebut berpotensi meningkatkan nilai guna sumber daya alam dan limbah yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Inovasi ini juga membuka peluang pengembangan produk yang lebih memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. <Cite refs={[“turn610258news0″,”turn610258search1”]}/>
Pemetaan Ekosistem Pesisir untuk Mendukung Konservasi
Dari Fakultas Geografi, Pramaditya Wicaksono mengembangkan penelitian mengenai metode dan model pemetaan ekosistem pesisir.
Hasil penelitian tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Data pemetaan juga berperan dalam menghitung luas padang lamun nasional serta menyediakan informasi bagi pengelolaan kawasan pesisir, ocean accounting, dan penghitungan karbon biru.
Penelitian ini penting karena padang lamun merupakan salah satu ekosistem pesisir yang perlu mendapat perhatian dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Data yang lebih akurat dapat membantu pemerintah dan organisasi terkait merencanakan pengelolaan kawasan secara lebih terukur. <Cite refs={[“turn610258news0″,”turn610258search1”]}/>
Bagaimana World’s Top 2% Scientists Ditentukan?
Daftar World’s Top 2% Scientists menggunakan sejumlah indikator bibliometrik untuk mengukur dampak karya ilmiah. Indikator tersebut antara lain jumlah sitasi, h-index, hm-index yang disesuaikan dengan posisi kepengarangan, serta dampak publikasi berdasarkan peran penulis.
Daftar ini bukan sekadar menghitung jumlah artikel yang diterbitkan. Penilaian juga mempertimbangkan seberapa sering karya ilmiah seorang peneliti dirujuk oleh penelitian lain dan kontribusi kepengarangannya.
Terdapat pula perbedaan antara kategori dampak sepanjang karier (career-long impact) dan dampak pada satu tahun tertentu (single-year impact). Kedua kategori tersebut memberikan gambaran berbeda mengenai pengaruh penelitian seorang ilmuwan. <Cite refs={[“turn610258search2″,”turn610258search5”]}/>
Masuknya 17 peneliti UGM dalam daftar 2026 menunjukkan kontribusi akademisi universitas tersebut dalam berbagai bidang ilmu. Penelitian di bidang kesehatan, material ramah lingkungan, dan ekosistem pesisir juga memperlihatkan bagaimana kegiatan akademik dapat menghasilkan pengetahuan yang relevan untuk menjawab persoalan masyarakat.










