JAKARTA – Sandiaga Uno menghadirkan program beasiswa pendidikan tinggi bagi wirausahawan melalui The Sandiaga Uno Entrepreneurship Scholarship. Program ini merupakan hasil kolaborasi OK OCE Indonesia dengan i3L University yang diresmikan pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Beasiswa tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan pelaku usaha melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana atau S1 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Dengan mekanisme ini, pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah diperoleh peserta dapat dipertimbangkan untuk memenuhi capaian pembelajaran tertentu.
Melalui jalur RPL, wirausahawan yang memenuhi persyaratan berpeluang menyelesaikan pendidikan S1 dalam waktu empat hingga enam semester. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat pengelolaan bisnis mereka. <Cite refs={[“turn897874search3″,”turn897874search4”]}/>
1. Beasiswa Sandiaga Uno Gandeng OK OCE dan i3L University
Program beasiswa ini dikembangkan melalui kerja sama OK OCE Indonesia dan i3L University. Kolaborasi tersebut bertujuan menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata para pelaku usaha.
Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kesempatan memperoleh pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan usaha peserta.
Penerima beasiswa akan memperoleh pendampingan dari mentor OK OCE Indonesia dan akademisi i3L University. Dengan pendekatan tersebut, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan seiring dengan pengembangan usaha yang sedang dijalankan.
Program ini juga terintegrasi dengan kurikulum tujuh tahapan OK OCE, mulai dari pendaftaran hingga akses permodalan. <Cite refs={[“turn897874search3″,”turn897874search4”]}/>
2. Kuliah S1 Bisa Ditempuh dalam 4–6 Semester
Salah satu keunggulan program ini adalah penggunaan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL.
RPL merupakan mekanisme pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang melalui pendidikan formal, pengalaman kerja, pelatihan, maupun pembelajaran sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi wirausahawan, pengalaman mengelola bisnis dapat menjadi bagian dari portofolio yang dinilai dalam proses pengakuan pembelajaran. Namun, pengakuan tersebut tetap mengikuti evaluasi dan persyaratan akademik perguruan tinggi.
Melalui skema ini, peserta yang memenuhi ketentuan berpeluang menyelesaikan studi S1 dalam empat hingga enam semester. Durasi studi dan jumlah pembelajaran yang diakui bergantung pada hasil penilaian serta ketentuan program yang diikuti. <Cite refs={[“turn897874search4″,”turn897874search5”]}/>
3. Penerima Beasiswa Mendapat Pendampingan Usaha
Selain mendukung pendidikan tinggi, program ini dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kapasitas kewirausahaan.
Pendampingan dari mentor OK OCE dan akademisi i3L University diharapkan dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan tantangan yang dihadapi ketika menjalankan bisnis.
Peserta juga diarahkan untuk mengembangkan usaha melalui kurikulum tujuh tahapan OK OCE. Salah satu tujuannya adalah meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan formal dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.
Dengan demikian, program ini tidak hanya menargetkan kelulusan akademik, tetapi juga penguatan kompetensi bisnis dan kemampuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. <Cite refs={[“turn897874search3″,”turn897874search4”]}/>
4. Sandiaga Uno Ingin Penerima Beasiswa Menjadi Pencipta Lapangan Kerja
Founder OK OCE, Sandiaga Uno, menekankan bahwa keberhasilan program beasiswa seharusnya tidak hanya diukur dari ijazah yang diperoleh peserta.
Ia berharap para penerima beasiswa mampu menghasilkan dampak ekonomi melalui usaha yang dikembangkan, termasuk menciptakan lapangan kerja baru.
Menurut Sandiaga, kolaborasi antara perguruan tinggi dan ekosistem kewirausahaan dapat menjadi jembatan antara pendidikan, keterampilan praktis, jejaring industri, dan pola pikir bisnis.
Pendekatan tersebut diharapkan mendorong lebih banyak wirausahawan untuk mengembangkan bisnis sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat. <Cite refs={[“turn897874search4″,”turn897874search5”]}/>
5. Kerja Sama Juga Mencakup Program S2 dan Mini MBA
Selain beasiswa S1, kerja sama OK OCE Indonesia dan i3L University mencakup sejumlah program pendidikan lain yang dirancang berdasarkan pengalaman peserta.
Wirausahawan yang memenuhi persyaratan melalui skema RPL juga berpeluang menyelesaikan pendidikan S2 dalam dua semester sesuai ketentuan program.
Anggota OK OCE turut memperoleh diskon biaya kuliah sebesar 50 persen. Kolaborasi tersebut juga mencakup peluncuran program Mini MBA serta rencana pengembangan School of Entrepreneurship dengan metode pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).
Di bidang pengembangan produk, wirausahawan dampingan OK OCE direncanakan mendapat akses untuk memanfaatkan laboratorium pengujian produk makanan dan perawatan kulit milik i3L University. Kedua pihak juga merencanakan kegiatan UMKM Expo pada Oktober 2026. <Cite refs={[“turn897874search4″,”turn897874search5”]}/>
Cara Mendapatkan Informasi Beasiswa Sandiaga Uno
Wirausahawan yang tertarik mengikuti program ini sebaiknya menghubungi OK OCE Indonesia atau i3L University untuk memperoleh informasi resmi mengenai:
- Persyaratan penerima beasiswa.
- Kriteria peserta dari jaringan OK OCE.
- Dokumen portofolio usaha yang harus disiapkan.
- Proses seleksi dan penilaian RPL.
- Program studi S1 yang tersedia.
- Jadwal pendaftaran dan ketentuan pembiayaan.
Informasi mengenai pembukaan pendaftaran, kuota penerima, dan mekanisme pengajuan beasiswa perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara karena tidak seluruh rincian tersebut tercantum dalam informasi yang tersedia.










