idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, 20 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    SMAN 2 Jayapura Direvitalisasi dengan Anggaran Rp2 Miliar, Libatkan Pekerja Asli Papua

    Kemendikdasmen Bekali Guru Tanggap Bencana, dari Mitigasi hingga Pemulihan Pascabencana

    Revitalisasi 943 Sekolah di Kalimantan Barat, Anggaran Capai Rp846,68 Miliar

    Buku Bergambar Tingkatkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani

    Kenapa Jalan Aspal Cepat Rusak? Pakar ITS Ungkap 3 Penyebab Utamanya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

    Dosen ITB Kembangkan Ar-kick, Alat Latihan Sepak Bola Mandiri yang Bisa Digunakan di Ruang Terbatas

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    SMAN 2 Jayapura Direvitalisasi dengan Anggaran Rp2 Miliar, Libatkan Pekerja Asli Papua

    Kemendikdasmen Bekali Guru Tanggap Bencana, dari Mitigasi hingga Pemulihan Pascabencana

    Revitalisasi 943 Sekolah di Kalimantan Barat, Anggaran Capai Rp846,68 Miliar

    Buku Bergambar Tingkatkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani

    Kenapa Jalan Aspal Cepat Rusak? Pakar ITS Ungkap 3 Penyebab Utamanya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

    Dosen ITB Kembangkan Ar-kick, Alat Latihan Sepak Bola Mandiri yang Bisa Digunakan di Ruang Terbatas

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Kemendikdasmen Bekali Guru Tanggap Bencana, dari Mitigasi hingga Pemulihan Pascabencana

20 October 2026
in Berita
6 min read
247
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kesiapsiagaan guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi risiko bencana. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan kebencanaan yang membekali pendidik dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi warga sekolah sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Program pelatihan tatap muka tersebut dilaksanakan di empat provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen.

Dalam rangka memperingati Hari Internasional Pengurangan Risiko Bencana, Kemendikdasmen juga mendorong terbentuknya budaya sadar bencana di lingkungan satuan pendidikan. Tujuannya agar sekolah tidak hanya memahami potensi ancaman, tetapi juga memiliki rencana tindakan yang jelas ketika keadaan darurat terjadi. <Cite refs={[“turn829913search2”]}/>

1. Dua Materi Utama Pelatihan Kebencanaan untuk Guru

Pelatihan yang diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan mencakup dua materi utama, yaitu Kesiapsiagaan Bencana bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta Layanan Dukungan Psikososial Pascabencana bagi PTK.

Materi pertama membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, selama, dan setelah bencana. Guru dibekali pemahaman mengenai mitigasi, prosedur keselamatan, dan tindakan yang perlu diambil ketika menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, materi kedua berfokus pada dukungan psikososial bagi guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana. Pendampingan ini diperlukan agar pendidik dapat memperoleh dukungan dalam proses pemulihan dan kembali menjalankan tugasnya.

Dalam penyusunan materi pelatihan, Kemendikdasmen bekerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk Save the Children dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). <Cite refs={[“turn829913search0″,”turn829913search2”]}/>

2. Guru Memiliki Peran Penting dalam Menjaga Keselamatan Murid

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa kesadaran terhadap risiko bencana perlu menjadi bagian dari kompetensi guru.

Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun sebelum bencana terjadi melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan aman di sekolah.

Guru memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan murid setiap hari. Ketika keadaan darurat terjadi, pemahaman dan ketenangan guru dapat membantu peserta didik mengikuti prosedur keselamatan dengan lebih baik.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, Saiful Bari, juga menekankan bahwa sekolah perlu membangun kesiapsiagaan dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan memperhatikan karakteristik serta kebutuhan masing-masing murid, termasuk anak yang memerlukan bantuan khusus. <Cite refs={[“turn829913search0”]}/>

3. Sekolah Perlu Memiliki Jalur Evakuasi dan Perlengkapan Darurat

Kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya dengan mengetahui jenis ancaman yang mungkin terjadi. Sekolah juga perlu memastikan bahwa seluruh warga sekolah memahami prosedur keselamatan dan mampu menerapkannya.

Rina Utami dari Save the Children menekankan pentingnya pemahaman mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, dan prosedur keselamatan. Seluruh warga sekolah perlu mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika keadaan darurat terjadi.

Sekolah juga perlu melakukan latihan secara berkala agar murid, guru, dan tenaga kependidikan terbiasa mengikuti prosedur evakuasi.

Selain itu, sekolah disarankan menyiapkan perlengkapan darurat, seperti tas siaga bencana. Isinya dapat mencakup air minum, makanan yang tahan lama, obat-obatan pribadi, alat penerangan, perangkat komunikasi, dan dokumen penting.

Perlengkapan tersebut perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan kondisinya siap digunakan ketika dibutuhkan. <Cite refs={[“turn829913search0”]}/>

4. Guru Juga Membutuhkan Dukungan Psikososial Pascabencana

Dampak bencana tidak hanya berkaitan dengan kerusakan bangunan atau terganggunya kegiatan belajar. Guru dan tenaga kependidikan yang mengalami bencana juga dapat membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi psikologisnya.

Yuria Ekalitani dari HIMPSI menegaskan bahwa guru bukan hanya pihak yang membantu murid, tetapi juga individu yang dapat terdampak dan membutuhkan pertolongan.

Layanan Dukungan Psikososial atau Psychosocial Support Services (PSS) perlu memberikan ruang bagi guru untuk memperoleh pendampingan dan memulihkan diri setelah mengalami peristiwa traumatis.

Dukungan tersebut diharapkan membantu pendidik kembali menjalankan perannya dalam mendampingi murid serta menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan setelah bencana.

Dengan demikian, pemulihan sekolah perlu memperhatikan kebutuhan psikososial seluruh warga sekolah, bukan hanya peserta didik. <Cite refs={[“turn829913search0”]}/>

5. Guru di Aceh dan Sumatera Barat Mulai Menerapkan Kesiapsiagaan

Pelatihan kebencanaan memberikan bekal bagi guru untuk menerjemahkan pengetahuan mengenai risiko menjadi rencana tindakan di sekolah.

Nur Fajar Amalia, guru SMK Negeri 1 Meulaboh, Aceh, menyampaikan bahwa pelatihan membantunya memahami bahwa mengenali risiko saja tidak cukup. Sekolah juga harus mengetahui tindakan yang perlu dilakukan ketika bencana terjadi.

Sebagai langkah awal, sekolah membentuk tim siaga bencana yang melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, murid, dan orang tua.

Sementara itu, Linggana Tesya, guru SMAN 1 Candung di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjelaskan bahwa potensi gempa bumi dan letusan gunung api di wilayahnya mendorong sekolah untuk meningkatkan pendidikan kebencanaan.

Ia menilai guru perlu membekali diri dengan pengetahuan yang memadai sebelum memberikan arahan dan bantuan kepada murid. Pemahaman tentang ancaman bencana membantu sekolah menyusun langkah yang lebih sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. <Cite refs={[“turn829913search0”]}/>

6. Kemendikdasmen Kembangkan Modul Kesiapsiagaan Bencana

Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Modul Kesiapsiagaan Bencana serta Modul Layanan Dukungan Psikososial Pascabencana bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Kedua modul tersebut menjadi sumber belajar yang membantu guru memahami langkah yang perlu dilakukan sebelum, selama, dan setelah bencana.

Materi juga diharapkan dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Dengan begitu, sekolah dapat menyusun rencana kesiapsiagaan yang lebih relevan dengan potensi ancaman di wilayahnya.

Pengembangan modul dan pelatihan menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan. <Cite refs={[“turn829913search2″,”turn829913search4”]}/>

7. Kesiapsiagaan Bencana untuk Menjaga Keberlangsungan Pendidikan

Bencana dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar, merusak fasilitas sekolah, dan memengaruhi kondisi psikologis murid maupun guru. Karena itu, kesiapsiagaan perlu menjadi bagian dari pengelolaan satuan pendidikan.

Sekolah yang memiliki prosedur keselamatan, jalur evakuasi, titik kumpul, perlengkapan darurat, dan tim siaga bencana akan lebih siap menghadapi keadaan darurat.

Setelah bencana, perhatian juga perlu diberikan pada pemulihan psikososial dan penyesuaian pembelajaran sesuai kondisi sekolah serta kebutuhan peserta didik.

Melalui pelatihan, penyediaan modul, dan kerja sama dengan mitra, Kemendikdasmen mendorong guru agar mampu melindungi murid sekaligus mendukung pemulihan komunitas sekolah.

Kesimpulan

Kemendikdasmen membekali guru dan tenaga kependidikan di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan NTT dengan pelatihan kesiapsiagaan bencana serta dukungan psikososial pascabencana.

Program ini menekankan pentingnya prosedur keselamatan, jalur evakuasi, perlengkapan darurat, pembentukan tim siaga, dan pemulihan psikologis warga sekolah.

Dengan peningkatan kompetensi guru dan keterlibatan seluruh komunitas sekolah, diharapkan budaya sadar bencana semakin kuat dan kegiatan pendidikan dapat lebih siap menghadapi situasi darurat.

Tags: abdul mutidukungan psikososialguru tanggap bencanaHIMPSIKemendikdasmenkesiapsiagaan bencanamitigasi bencana sekolahmodul kesiapsiagaan bencananunuk suryanipelatihan guruPemulihan Pascabencanapendidikan aman bencanapendidikan indonesiaSave The Childrensekolah siaga bencana
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In