JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan University of Cambridge membuka program beasiswa pelatihan teknis literasi bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Program bertajuk Literacy Teaching, Reading and Writing ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran literasi yang kreatif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui pelatihan tersebut, guru diharapkan mampu memahami konsep dan praktik literasi, memanfaatkan beragam media pembelajaran, serta menerapkan strategi membaca dan menulis untuk mendukung kemampuan belajar murid.
Pendaftaran dibuka pada 14 Oktober hingga 24 Oktober 2026 melalui portal resmi Direktorat Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen. <Cite refs={[“turn348864search1″,”turn348864news8”]}/>
1. Pelatihan Literasi Guru Kemendikdasmen-LPDP-Cambridge
Program ini merupakan pelatihan teknis non-gelar yang ditujukan bagi guru SD dan SMP. Fokus utamanya adalah memperkuat kemampuan pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran literasi di kelas.
Guru akan didorong untuk mengembangkan strategi pembelajaran membaca dan menulis yang lebih efektif, menggunakan berbagai media, serta menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan peserta didik.
Kolaborasi Kemendikdasmen, LPDP, dan University of Cambridge diharapkan dapat memperluas kesempatan guru untuk meningkatkan kompetensi profesional dan menerapkan praktik pembelajaran literasi yang relevan di sekolah.
Program ini bukan beasiswa untuk menempuh gelar sarjana atau magister, melainkan pelatihan teknis untuk meningkatkan keterampilan mengajar. <Cite refs={[“turn348864search1″,”turn348864search3”]}/>
2. Syarat Umum Beasiswa Pelatihan Literasi 2026
Guru yang ingin mendaftar perlu memenuhi persyaratan umum berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berstatus sebagai guru aktif pada jenjang SD atau SMP.
- Berusia maksimal 55 tahun pada 31 Desember 2026.
- Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
- Sehat jasmani dan rohani.
Selain persyaratan tersebut, calon peserta perlu memperhatikan ketentuan khusus terkait status kepegawaian, pengalaman mengajar, kualifikasi akademik, dan kemampuan bahasa Inggris. <Cite refs={[“turn348864news8″,”turn348864search1”]}/>
3. Persyaratan Khusus yang Harus Dipenuhi
Selain memenuhi kriteria umum, calon peserta harus memenuhi persyaratan khusus berikut:
- Berstatus sebagai pendidik aparatur sipil negara (ASN) atau pendidik tetap yayasan.
- Memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.
- Memiliki kualifikasi akademik minimal S-1 atau D-IV dengan IPK minimal 3,00.
- Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku sesuai ketentuan program.
Persyaratan sertifikat bahasa Inggris dikecualikan bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri yang masa kelulusannya maksimal dua tahun sebelum tanggal pendaftaran, sesuai ketentuan yang dipublikasikan untuk program ini.
Calon peserta sebaiknya memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum mengisi formulir dan mengunggah dokumen ke portal pendaftaran. <Cite refs={[“turn348864news8”]}/>
4. Skor Minimal Sertifikat Bahasa Inggris
Salah satu persyaratan penting dalam seleksi adalah kemampuan bahasa Inggris. Pelamar perlu melampirkan sertifikat yang masih berlaku dengan skor minimal sesuai jenis tes berikut.
| Jenis tes | Skor minimal |
|---|---|
| TOEFL ITP | 450 |
| Duolingo English Test | 75 |
| TOEFL iBT | 45 |
| IELTS | 5,0 |
| TOEIC | 440 |
| EnglishScore | 290 |
| Versant Test | 47 |
Guru perlu memastikan jenis tes dan skor yang dimiliki sesuai dengan ketentuan resmi. Sertifikat yang sudah tidak berlaku atau skor di bawah batas minimum berpotensi membuat persyaratan pendaftaran tidak terpenuhi. <Cite refs={[“turn348864news8”]}/>
5. Dokumen Pendaftaran yang Perlu Disiapkan
Calon peserta perlu menyiapkan dokumen dalam bentuk hasil pindai atau scan untuk diunggah melalui portal pendaftaran.
Dokumen umum:
- Formulir pendaftaran yang diisi melalui portal.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- NUPTK.
- Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program sesuai format resmi.
- Surat rekomendasi dari atasan langsung.
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Esai atau personal statement berbahasa Inggris minimal 500 kata.
Esai tersebut harus memuat empat hal utama, yaitu motivasi mengikuti program, pentingnya pemahaman materi pelatihan dalam pembelajaran, inovasi yang pernah dilakukan di kelas, serta rencana tindak lanjut setelah menyelesaikan pelatihan.
Dokumen khusus:
- Surat keputusan pengangkatan sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.
- Surat tugas mengajar.
- Surat keterangan aktif bertugas dari pimpinan instansi atau sekolah.
- Ijazah S-1 atau D-IV beserta transkrip nilai yang telah dilegalisasi.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan, atau dokumen kelulusan perguruan tinggi luar negeri apabila memenuhi pengecualian yang berlaku.
Seluruh dokumen perlu diperiksa kembali agar informasi yang tercantum jelas, sesuai, dan dapat dibaca. <Cite refs={[“turn348864news8”]}/>
6. Cara Daftar Beasiswa Pelatihan Literasi Guru 2026
Guru yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran melalui portal resmi Direktorat Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka Portal Pendaftaran Pelatihan Teknis Guru Kemendikdasmen.
- Cari program Literacy Teaching, Reading and Writing.
- Periksa kembali persyaratan umum dan khusus yang tercantum pada laman program.
- Siapkan dokumen administrasi, termasuk sertifikat bahasa Inggris dan esai berbahasa Inggris minimal 500 kata.
- Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen sesuai petunjuk.
- Periksa kembali data dan berkas sebelum mengirimkan pendaftaran.
Untuk menghindari kesalahan, gunakan informasi dan format dokumen yang disediakan penyelenggara. <Cite refs={[“turn348864search1″,”turn348864news8”]}/>
7. Kapan Batas Akhir Pendaftaran?
Pendaftaran program Literacy Teaching, Reading and Writing dibuka pada 14–24 Oktober 2026. Berdasarkan jadwal resmi, batas akhir pendaftaran adalah 24 Oktober 2026 pukul 23.59.
Karena waktu pendaftaran terbatas, guru yang berminat sebaiknya segera memeriksa kelengkapan berkas, khususnya surat rekomendasi atasan, dokumen kepegawaian, sertifikat bahasa Inggris, dan esai dalam bahasa Inggris.
Informasi terbaru mengenai persyaratan, proses seleksi, serta tahapan berikutnya dapat diperiksa langsung melalui portal resmi program. <Cite refs={[“turn348864search1”]}/>
Kesimpulan
Kemendikdasmen, LPDP, dan University of Cambridge membuka program pelatihan teknis non-gelar Literacy Teaching, Reading and Writing bagi guru SD dan SMP pada 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran membaca dan menulis yang kreatif serta sesuai kebutuhan murid. Pelamar harus memenuhi persyaratan status kepegawaian, pengalaman mengajar, kualifikasi akademik, dan kemampuan bahasa Inggris.
Pendaftaran berlangsung pada 14–24 Oktober 2026. Guru yang berminat dapat memeriksa ketentuan lengkap dan mengirimkan dokumen melalui portal resmi Kemendikdasmen sebelum batas akhir pendaftaran.










