Sebanyak 11 siswa SMA, SMK, dan sederajat berhasil meraih golden ticket IPB University setelah menjadi pemenang Olimpiade Pertanian Indonesia (OPI) 2026. Penghargaan tersebut membuka kesempatan bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke IPB University melalui jalur prestasi pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027/2028.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University untuk mengenalkan perkembangan ilmu pertanian sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap sektor pangan dan pertanian.
Puncak OPI 2026 berlangsung di Kampus IPB Dramaga, Bogor, pada 17 Oktober 2026. Ajang ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. <Cite refs={[“turn947218search1″,”turn947218search0”]}/>
1. Sebanyak 11 Siswa Mendapat Golden Ticket IPB
Pemberian 11 golden ticket menjadi bentuk apresiasi kepada siswa yang berhasil menjadi juara dalam Olimpiade Pertanian Indonesia 2026.
Kesempatan ini dapat digunakan untuk mengikuti penerimaan mahasiswa baru IPB University melalui jalur prestasi sesuai ketentuan yang berlaku untuk tahun akademik 2027/2028.
Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Suryo Wiyono, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi awal bagi para siswa untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam memajukan pertanian Indonesia.
Meski memperoleh golden ticket, calon mahasiswa tetap perlu memperhatikan ketentuan resmi penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan IPB University. <Cite refs={[“turn947218search1”]}/>
2. Olimpiade Pertanian Indonesia 2026 Diikuti 539 Peserta
Ketua Pelaksana OPI 2026, Prof. Syarifah Iis Aisyah, menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 539 peserta yang terbagi dalam lima kategori lomba.
Berikut rincian jumlah peserta berdasarkan kategori kompetisi:
| Kategori lomba | Jumlah peserta |
|---|---|
| Gagasan tertulis | 154 peserta |
| Esai anak petani berprestasi | 44 peserta |
| Videografi | 19 peserta |
| Kontes foto | 25 peserta |
| Lomba cepat tepat | 237 peserta dalam 79 regu |
| Total | 539 peserta |
Beragam kategori tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan melalui karya tulis, esai, konten visual, dan kompetisi pengetahuan.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jawa Barat menjadi daerah dengan peserta terbanyak, disusul Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Bali.
Babak penyisihan dan semifinal dilaksanakan berdasarkan provinsi sebelum peserta melanjutkan kompetisi ke babak final. <Cite refs={[“turn947218search1″,”turn947218search0”]}/>
3. IPB Ingin Mengenalkan Luasnya Bidang Ilmu Pertanian
Menurut Prof. Suryo Wiyono, pertanian saat ini tidak hanya berkaitan dengan kegiatan menanam dan memanen hasil tanaman. Bidang tersebut juga mencakup perkembangan teknologi maju, otomatisasi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta karantina tumbuhan.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa ilmu pertanian memiliki cakupan yang luas dan berkaitan dengan berbagai bidang keahlian.
Melalui OPI, Fakultas Pertanian IPB University ingin memperkenalkan peluang tersebut kepada generasi muda. Dengan pemahaman yang lebih luas, siswa diharapkan dapat melihat pertanian sebagai bidang ilmu yang berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.
Kompetisi ini juga menjadi sarana untuk mendorong siswa mengenali persoalan pertanian serta mengembangkan gagasan yang berpotensi memberikan solusi. <Cite refs={[“turn947218search1”]}/>
4. Lulusan Pertanian Memiliki Peluang Karier yang Beragam
Anggapan bahwa lulusan pertanian hanya dapat bekerja di perkebunan menjadi salah satu pandangan yang diluruskan dalam kegiatan tersebut.
Bidang pertanian memiliki hubungan dengan banyak sektor, termasuk teknologi pangan, pengelolaan sumber daya alam, penelitian, agribisnis, hingga pengembangan teknologi pertanian.
Pilihan karier seseorang tentu bergantung pada program studi, kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan industri. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan membuka peluang bagi lulusan pertanian untuk berkontribusi dalam berbagai bidang.
Karena itu, pengenalan sektor pertanian kepada siswa sejak sekolah menengah menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang tersebut. <Cite refs={[“turn947218search1″,”turn947218search15”]}/>
5. Dorong Generasi Muda Berkontribusi pada Ketahanan Pangan
Perwakilan Ikatan Alumni Fakultas Pertanian IPB University, Muhammad Nur Asyik, menilai Olimpiade Pertanian Indonesia menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan pertanian.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang cerdas, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi untuk menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.
Keterlibatan siswa dalam kompetisi seperti OPI diharapkan dapat membantu membangun minat terhadap penelitian, pengembangan teknologi, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Fakultas Pertanian IPB University berharap kegiatan ini dapat menarik lebih banyak generasi muda untuk mempelajari bidang pertanian dan ikut mendukung ketahanan pangan serta kemajuan pertanian nasional. <Cite refs={[“turn947218search1”]}/>
6. Informasi yang Perlu Diperhatikan Calon Mahasiswa
Bagi siswa yang tertarik melanjutkan pendidikan di IPB University, informasi tentang golden ticket dan jalur prestasi perlu diperiksa melalui pengumuman resmi kampus.
Calon mahasiswa dapat melakukan beberapa persiapan berikut:
- Memantau informasi penerimaan mahasiswa baru IPB University tahun akademik 2027/2028.
- Membaca persyaratan jalur prestasi dan ketentuan penggunaan golden ticket.
- Mencari informasi program studi yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
- Menyiapkan dokumen akademik sesuai ketentuan penerimaan mahasiswa baru.
- Memeriksa jadwal dan prosedur resmi agar tidak melewatkan tahapan pendaftaran.
Informasi mengenai kegiatan dan pengumuman kampus dapat dipantau melalui situs resmi IPB University.
Kesimpulan
Sebanyak 11 siswa berhasil memperoleh golden ticket IPB University setelah menjadi pemenang Olimpiade Pertanian Indonesia 2026. Kesempatan tersebut membuka jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke IPB University pada tahun akademik 2027/2028 sesuai ketentuan penerimaan yang berlaku.
Kompetisi yang diikuti 539 peserta ini tidak hanya memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, tetapi juga memperkenalkan luasnya perkembangan ilmu pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan.
Melalui kegiatan ini, IPB University berharap semakin banyak generasi muda tertarik mendalami bidang pertanian dan ikut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.










