Suasana di SD Ruhama Labschool of UHAMKA, Cireundeu, Kota Tangerang Selatan, Banten, terasa berbeda pada hari ini. Bukan sekadar agenda seremonial, kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan membawa semangat baru yang menandai langkah berkelanjutan sekolah menuju lingkungan belajar yang lebih aman, layak, dan nyaman bagi peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi meresmikan 100 satuan pendidikan hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 se-Tangerang Raya. Kegiatan peresmian dipusatkan di SD Ruhama Labschool of UHAMKA sebagai simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pendidikan di kawasan tersebut.
Program revitalisasi ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Sekolah-sekolah yang direvitalisasi mencakup berbagai jenjang pendidikan dan tersebar di wilayah Tangerang Raya, dengan fokus pada perbaikan ruang kelas, fasilitas pendukung pembelajaran, sanitasi, serta sarana penunjang lainnya.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang aman, sehat, dan menyenangkan. Lingkungan sekolah yang layak diyakini mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri. Program revitalisasi ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan,” ujar Mendikdasmen.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas hasil revitalisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh partisipasi seluruh warga sekolah dan dukungan masyarakat sekitar dalam menjaga dan merawat sarana pendidikan yang telah dibangun.
Peresmian 100 satuan pendidikan ini disambut antusias oleh para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Mereka menilai program revitalisasi memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan belajar siswa serta meningkatkan semangat warga sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Dengan dilaksanakannya Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di wilayah Tangerang Raya, pemerintah berharap pemerataan kualitas pendidikan dapat terus ditingkatkan. Sekolah-sekolah yang lebih layak dan ramah anak diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.




































