PURWAKARTA – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kegiatan Pentas Kreasi Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bungursari Tahun Pelajaran 2025/2026. Meski digelar secara sederhana tanpa kemegahan dekorasi berlebihan, acara tersebut justru menghadirkan kehangatan, kebersamaan, dan kenangan yang mendalam bagi seluruh warga sekolah.
Sejak pagi hari, para guru tampil mengenakan busana bernuansa ecoprint yang menjadi ciri khas sekolah dalam semangat Branschool Tatanen di Bale Atikan (TdBA). Sementara para siswa kelas IX mengenakan seragam putih biru sebagai simbol berakhirnya perjalanan mereka di bangku sekolah menengah pertama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan nasyid, pembacaan Asmaul Husna, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari berbagai pihak. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan siswa, pengumuman siswa berprestasi, pelepasan atribut sekolah, ikrar alumni, hingga berbagai persembahan seni dari siswa dan guru.
Kesuksesan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru, pengurus OSIS, Majelis Perwakilan Kelas (MPK), serta berbagai ekstrakurikuler sekolah. Tim Jurnalistik SMPN 1 Bungursari turut mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan, sementara ketertiban acara didukung oleh anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan peserta didik. Penampilan ekstrakurikuler nasyid dan tari berhasil memukau para hadirin serta menunjukkan kreativitas dan bakat siswa yang selama ini berkembang di lingkungan sekolah.
Momen paling mengharukan terjadi saat perwakilan siswa kelas IX menyampaikan pesan dan kesan perpisahan. Ungkapan rasa terima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing selama tiga tahun membuat suasana menjadi emosional. Banyak guru, siswa, hingga orang tua tampak larut dalam kenangan dan menahan haru selama prosesi berlangsung.
Kepala SMPN 1 Bungursari, Elya Ratna Hartawati, dalam sambutannya berpesan agar para lulusan terus menjaga diri, menghormati orang tua, serta melanjutkan pendidikan dengan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pesan tersebut menjadi bekal berharga bagi para siswa yang akan memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Pelepasan siswa tahun ini membuktikan bahwa makna sebuah perpisahan tidak ditentukan oleh kemewahan acara, melainkan oleh ketulusan kebersamaan, rasa syukur, dan kenangan yang tercipta selama proses belajar bersama. Momen tersebut menjadi penutup perjalanan di SMP sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama almamater mereka.









