Presiden RI Prabowo Subianto menaruh perhatian pada kualitas buku pelajaran siswa. Ia mengecek langsung sejumlah buku, mulai dari kualitas bahan, ukuran huruf, hingga kenyamanan saat dibaca.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo meminta buku ajar diperbarui agar memiliki desain lebih menarik, ukuran huruf yang nyaman, serta bahan yang lebih berkualitas dan tahan lama. Beberapa buku dari negara lain juga digunakan sebagai pembanding.
Prabowo secara khusus meminta desain ulang buku untuk siswa kelas 1-3 SD. Buku latihan menulis diharapkan memiliki garis yang lebih besar karena anak-anak usia tersebut cenderung menulis dengan ukuran kecil.
Pembaruan buku fisik ini juga diharapkan dapat mendorong siswa kembali gemar membaca dan menulis, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gadget. Menurut pemerintah, kebiasaan membaca buku dan mencatat dapat membantu meningkatkan daya ingat serta kepercayaan diri siswa.









