Dugaan keracunan makanan terjadi di SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar, Cawas, Klaten, setelah sejumlah siswa dan guru mengalami keluhan mual serta pusing usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian tersebut diketahui setelah banyak siswa tidak masuk sekolah pada Sabtu (15/8/2026) karena mengalami keluhan kesehatan.
Sehari sebelumnya, Jumat (14/8/2026), para siswa mengikuti kegiatan jalan sehat selama sekitar 30 menit. Setelah kembali ke sekolah, mereka menyantap menu MBG berupa nasi dan nugget, ditambah snack berupa kue lapis. Sejumlah guru yang mengonsumsi makanan yang sama juga dilaporkan mengalami mual dan pusing.
Berdasarkan pendataan sementara pihak sekolah, lebih dari 10 siswa mengalami keluhan dengan tingkat ringan hingga sedang. Sekitar empat guru juga mengalami gejala serupa. Mayoritas siswa disebut mulai membaik, sementara terdapat dua siswa yang sempat dikabarkan mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan, meski pihak sekolah belum dapat memastikan apakah perawatan tersebut berkaitan dengan makanan MBG.
Dugaan sumber masalah kemudian mengarah pada makanan yang dikonsumsi, termasuk nugget dalam menu MBG. Namun, belum dapat dipastikan bahwa nugget menjadi penyebab keracunan. Dinas Kesehatan Klaten bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melakukan investigasi dan mengambil sampel menu MBG, snack, serta air minum untuk diperiksa di laboratorium.
Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah menghentikan sementara distribusi program MBG sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan arahan dari dinas terkait. Sekolah menegaskan bahwa keselamatan siswa dan seluruh warga sekolah menjadi prioritas utama.
Untuk hasil pemeriksaan sampel: berdasarkan laporan terbaru yang ditemukan, hasil laboratorium belum tersedia. Sampel dijadwalkan dikirim untuk pemeriksaan dan pihak terkait masih menunggu hasil uji laboratorium, sehingga belum tepat menyimpulkan makanan tertentu sebagai penyebab pasti kejadian.









