Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Subulussalam, Aceh, terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi pusat keunggulan pembelajaran di wilayah tersebut. Kepala SNT Subulussalam, Eva Deliana Br. Bangun, mengatakan sekolah tidak hanya ditujukan untuk mendidik murid, tetapi juga diharapkan dapat menjadi penggerak bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.
Eva berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik sekaligus memperkuat berbagai program unggulan SNT. Program tersebut mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, terutama pembelajaran STEAMS yang meliputi Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, dan Sports.
Salah satu keunggulan SNT Subulussalam adalah penerapan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan tiga jenis kurikulum dalam proses pembelajaran. Murid juga mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan kolaboratif di lingkungan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan serta potensi murid.
Program SNT juga mendapat respons positif dari para murid. Aqila, finalis Olimpiade Matematika di Sumatra Utara pada 2024, tertarik bersekolah di SNT karena banyaknya kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan bakat dan minat. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
Hal serupa disampaikan Shakila Salsabilah yang pernah mengikuti perlombaan cerdas cermat Al-Qur’an dan lomba menggambar. Ia menilai fasilitas pendidikan, dukungan guru dan kepala sekolah, serta kegiatan ekstrakurikuler di SNT dapat membantu mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa SNT merupakan bagian dari upaya memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak yang memiliki kemampuan istimewa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Melalui lingkungan belajar yang mendukung, murid diharapkan dapat mengembangkan potensi dan talentanya secara lebih optimal untuk menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.









