Siswa SMA yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dapat mempersiapkan diri dengan mempelajari contoh soal Antropologi beserta kunci jawabannya. Antropologi merupakan salah satu mata pelajaran pilihan yang menguji kemampuan siswa dalam memahami kebudayaan, keberagaman masyarakat, perubahan sosial, serta fenomena kehidupan manusia.
Materi TKA Antropologi mencakup konsep dasar antropologi, relativisme budaya, etnosentrisme, akulturasi, kearifan lokal, sistem kekerabatan, antropologi linguistik, hingga metode penelitian etnografi.
Berdasarkan materi latihan yang dipublikasikan detikEdu dan panduan resmi Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, siswa perlu memahami konsep sekaligus mampu menerapkannya dalam berbagai situasi sosial budaya. <Cite refs={[“turn630273search0″,”turn630273search1”]}/>
Berikut 15 contoh soal TKA Antropologi SMA 2026 dan kunci jawabannya untuk bahan belajar di rumah.
1. Contoh Soal TKA Antropologi Nomor 1–5
Soal 1: Relativisme Budaya
Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan sistem kepercayaan. Sikap yang tepat untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat multikultural adalah ….
A. Menganggap kebudayaan sendiri paling unggul.
B. Menghindari pergaulan dengan orang yang berbeda budaya.
C. Memahami kebudayaan lain berdasarkan nilai dan konteks masyarakat pemiliknya.
D. Menyeragamkan seluruh tradisi daerah.
E. Menilai budaya lain menggunakan standar budaya sendiri.
Kunci jawaban: C.
Pembahasan: Relativisme budaya mengajarkan bahwa suatu kebudayaan perlu dipahami berdasarkan konteks sosial dan nilai yang dianut masyarakat pemiliknya, bukan semata-mata berdasarkan standar budaya lain.
Soal 2: Perubahan Budaya di Era Digital
Sebuah masyarakat adat memasarkan kerajinan tradisional melalui media sosial. Meskipun menggunakan teknologi modern, masyarakat tersebut tetap mempertahankan motif dan teknik pembuatan yang diwariskan turun-temurun.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ….
A. Teknologi selalu menghilangkan identitas budaya lokal.
B. Tradisi tidak dapat berkembang mengikuti zaman.
C. Globalisasi membuat seluruh masyarakat meninggalkan adat.
D. Kebudayaan dapat beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan seluruh unsur tradisionalnya.
E. Teknologi membuat nilai budaya tidak lagi dibutuhkan.
Kunci jawaban: D.
Pembahasan: Kebudayaan bersifat dinamis. Masyarakat dapat memanfaatkan teknologi modern sambil tetap mempertahankan unsur tradisi yang dianggap penting.
Soal 3: Etnosentrisme
Dalam sebuah diskusi, seorang siswa menganggap adat istiadat daerahnya paling baik dan menyebut tradisi daerah lain tidak masuk akal. Sikap tersebut disebut ….
A. Akulturasi.
B. Asimilasi.
C. Enkulturasi.
D. Etnosentrisme.
E. Difusi budaya.
Kunci jawaban: D.
Pembahasan: Etnosentrisme adalah kecenderungan menilai kebudayaan lain menggunakan ukuran kebudayaan sendiri dan menganggap budaya sendiri lebih unggul.
Soal 4: Kearifan Lokal dan Lingkungan
Sebuah masyarakat adat melarang penangkapan ikan di wilayah tertentu selama musim perkembangbiakan. Aturan tersebut bertujuan menjaga populasi ikan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Praktik tersebut menunjukkan bahwa ….
A. Adat hanya digunakan untuk mempertahankan kekuasaan tokoh masyarakat.
B. Kebudayaan tidak berkaitan dengan lingkungan.
C. Kearifan lokal dapat menjadi pedoman pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
D. Pelestarian alam hanya dapat dilakukan melalui peraturan pemerintah.
E. Tradisi selalu bertentangan dengan ilmu pengetahuan.
Kunci jawaban: C.
Pembahasan: Pengetahuan dan aturan adat dapat membantu masyarakat menjaga keseimbangan lingkungan serta mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Soal 5: Akulturasi Budaya
Sebuah bangunan tempat ibadah di Indonesia menggunakan bentuk atap yang terinspirasi dari arsitektur tradisional setempat. Namun, fungsi utama bangunan dan ajaran agama tetap dipertahankan.
Fenomena tersebut merupakan contoh ….
A. Asimilasi yang menghilangkan identitas budaya asli.
B. Akulturasi yang memadukan unsur budaya berbeda tanpa menghilangkan seluruh ciri asalnya.
C. Etnosentrisme yang mengutamakan budaya sendiri.
D. Gegar budaya akibat perjumpaan dua kebudayaan.
E. Disintegrasi sosial akibat perbedaan nilai.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Akulturasi terjadi ketika dua kebudayaan berinteraksi dan menghasilkan perpaduan unsur budaya, sementara unsur budaya asal masih dapat dipertahankan.
2. Contoh Soal TKA Antropologi Nomor 6–10
Soal 6: Konsep Relativisme Budaya
Perhatikan pernyataan berikut.
- Kebudayaan harus dipahami berdasarkan konteks masyarakat pemiliknya.
- Kebudayaan sendiri selalu lebih unggul daripada kebudayaan lain.
- Perbedaan praktik budaya dapat dipahami melalui nilai dan norma masyarakat setempat.
- Kebudayaan lain harus dinilai menggunakan standar budaya sendiri.
Pernyataan yang sesuai dengan relativisme budaya adalah ….
A. 1 dan 2.
B. 1 dan 3.
C. 2 dan 3.
D. 2 dan 4.
E. 3 dan 4.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Pernyataan 1 dan 3 sesuai dengan relativisme budaya karena menekankan pentingnya memahami kebudayaan berdasarkan konteksnya. Pernyataan 2 dan 4 justru mencerminkan kecenderungan etnosentris.
Soal 7: Akulturasi Budaya
Perhatikan pernyataan berikut.
- Akulturasi dapat terjadi ketika dua kebudayaan saling berinteraksi.
- Akulturasi selalu menghilangkan seluruh unsur kebudayaan asli.
- Akulturasi dapat menghasilkan perpaduan unsur budaya yang berbeda.
- Akulturasi hanya terjadi melalui penaklukan suatu masyarakat.
Pernyataan yang benar mengenai akulturasi adalah ….
A. 1 dan 2.
B. 1 dan 3.
C. 2 dan 3.
D. 2 dan 4.
E. 3 dan 4.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Akulturasi dapat terjadi melalui interaksi antarbudaya dan menghasilkan perpaduan unsur budaya tanpa harus menghilangkan seluruh identitas budaya asal.
Soal 8: Tokoh Antropologi
Tokoh antropologi yang dikenal menekankan pentingnya memahami kebudayaan berdasarkan konteksnya serta mengembangkan pendekatan empiris dalam penelitian kebudayaan adalah ….
A. Franz Boas.
B. Adam Smith.
C. Auguste Comte.
D. Max Weber.
E. Karl Marx.
Kunci jawaban: A.
Pembahasan: Franz Boas merupakan tokoh penting antropologi yang menekankan penelitian empiris dan pemahaman kebudayaan berdasarkan konteks sejarah serta lingkungan sosialnya. Ia juga dikenal melalui pendekatan relativisme budaya.
Soal 9: Ruang Lingkup Antropologi
Berikut ini yang bukan merupakan fokus utama kajian antropologi adalah ….
A. Sejarah manusia sebagai makhluk biologis.
B. Keragaman ciri fisik manusia dan perkembangannya.
C. Persebaran dan keragaman bahasa manusia.
D. Perkembangan serta persebaran kebudayaan manusia.
E. Perubahan politik di sekitar yang dikaji tanpa kaitan dengan manusia dan konteks sosial budaya.
Kunci jawaban: E.
Pembahasan: Antropologi mempelajari manusia, kebudayaan, dan kehidupan sosialnya. Perubahan politik dapat dikaji melalui antropologi apabila dikaitkan dengan perilaku, nilai, identitas, atau struktur sosial budaya masyarakat.
Soal 10: Sejarah Perkembangan Antropologi di Indonesia
Salah satu tonggak awal perkembangan kajian mengenai masyarakat dan kebudayaan Nusantara adalah ….
A. Catatan dan penelitian mengenai masyarakat Nusantara oleh penulis serta peneliti asing, termasuk William Marsden.
B. Penghapusan seluruh penelitian mengenai kebudayaan lokal.
C. Penolakan terhadap pencatatan bahasa dan adat masyarakat.
D. Hilangnya seluruh dokumentasi masyarakat pada masa kolonial.
E. Penggunaan antropologi hanya untuk mempelajari teknologi modern.
Kunci jawaban: A.
Pembahasan: Catatan para penulis dan peneliti asing mengenai masyarakat Nusantara turut membentuk sejarah awal kajian kebudayaan di Indonesia. Namun, perkembangan antropologi Indonesia berlangsung melalui proses panjang dan melibatkan banyak tokoh serta pendekatan penelitian.
3. Contoh Soal TKA Antropologi Nomor 11–15
Soal 11: Sistem Kekerabatan
Dalam suatu masyarakat, garis keturunan ditarik melalui pihak ibu. Anak-anak menjadi anggota kelompok kekerabatan berdasarkan garis keturunan perempuan.
Sistem kekerabatan tersebut disebut ….
A. Patrilineal.
B. Matrilineal.
C. Bilateral.
D. Ambilineal.
E. Avunkulokal.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Sistem matrilineal menentukan garis keturunan melalui pihak ibu. Sebaliknya, patrilineal mengikuti garis keturunan ayah, sedangkan bilateral memperhitungkan garis keturunan dari kedua pihak orang tua.
Soal 12: Metode Penelitian Etnografi
Seorang peneliti ingin memahami upacara panen di sebuah desa. Ia tinggal bersama masyarakat selama beberapa bulan, mengikuti kegiatan sehari-hari, mewawancarai tokoh adat, dan mencatat makna simbolis upacara tersebut.
Metode yang paling tepat menggambarkan kegiatan tersebut adalah ….
A. Eksperimen laboratorium.
B. Survei kuantitatif semata.
C. Observasi partisipan dalam penelitian etnografi.
D. Analisis statistik sekunder.
E. Eksperimen terkontrol.
Kunci jawaban: C.
Pembahasan: Etnografi merupakan pendekatan penelitian untuk memahami kehidupan dan kebudayaan masyarakat secara mendalam. Observasi partisipan memungkinkan peneliti mengamati sekaligus terlibat dalam kegiatan masyarakat yang diteliti.
Soal 13: Antropologi Linguistik
Masyarakat di wilayah pegunungan memiliki beragam istilah untuk menyebut jenis tanah, kemiringan lereng, dan kondisi lahan pertanian. Istilah tersebut diwariskan dari generasi ke generasi.
Fenomena ini menunjukkan bahwa ….
A. Bahasa hanya berfungsi sebagai alat komunikasi.
B. Perbedaan bahasa selalu menimbulkan konflik.
C. Bahasa dapat mencerminkan pengetahuan dan pengalaman budaya masyarakat.
D. Perkembangan bahasa selalu menghilangkan pengetahuan tradisional.
E. Semua masyarakat memiliki istilah yang sama untuk menggambarkan lingkungan.
Kunci jawaban: C.
Pembahasan: Bahasa dapat merekam pengetahuan lokal, cara masyarakat mengelompokkan lingkungan, dan pengalaman yang diwariskan antargenerasi.
Soal 14: Antropologi Ekonomi
Masyarakat pesisir memiliki aturan pembagian wilayah penangkapan ikan berdasarkan musim. Aturan tersebut diwariskan turun-temurun dan disesuaikan dengan kondisi alam untuk menjaga ketersediaan ikan.
Dalam kajian antropologi ekonomi, praktik tersebut menunjukkan bahwa ….
A. Kegiatan ekonomi selalu ditentukan pasar global.
B. Sistem mata pencaharian dapat dipengaruhi pengetahuan lokal dan kondisi lingkungan.
C. Masyarakat tradisional tidak memiliki mekanisme pengelolaan sumber daya.
D. Seluruh keputusan ekonomi ditentukan teknologi modern.
E. Tradisi tidak berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan hidup.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Antropologi ekonomi mempelajari hubungan antara kegiatan ekonomi, kebudayaan, dan kehidupan sosial. Pengetahuan lokal dapat memengaruhi cara masyarakat mengelola sumber daya dan memenuhi kebutuhan hidup.
Soal 15: Antropologi Simbolik
Dalam upacara adat, masyarakat mengenakan kain dengan warna dan motif tertentu. Kain tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga melambangkan penghormatan kepada leluhur dan identitas kelompok.
Berdasarkan antropologi simbolik, fenomena tersebut menunjukkan bahwa ….
A. Benda budaya hanya memiliki nilai berdasarkan harga ekonominya.
B. Simbol budaya memiliki makna yang dapat dipahami melalui konteks sosial masyarakat.
C. Semua simbol mempunyai arti yang sama dalam setiap kebudayaan.
D. Ritual adat tidak berkaitan dengan identitas kelompok.
E. Makna simbol budaya tidak pernah berubah.
Kunci jawaban: B.
Pembahasan: Antropologi simbolik mengkaji makna yang dilekatkan masyarakat pada benda, tindakan, ritual, dan simbol. Makna tersebut perlu dipahami berdasarkan konteks kebudayaan yang melingkupinya.
4. Materi Penting untuk Persiapan TKA Antropologi 2026
Selain mengerjakan latihan soal, siswa perlu memahami materi pokok yang menjadi bagian dari asesmen Antropologi.
Mengacu pada panduan resmi Pusmendik Kemendikdasmen, cakupan pembelajaran Antropologi antara lain meliputi:
- Konsep dasar dan ruang lingkup antropologi: memahami manusia, kebudayaan, serta sejarah perkembangan ilmu antropologi.
- Prinsip dan pendekatan antropologi: memahami keberagaman budaya secara kontekstual dan holistik.
- Etnografi: mempelajari metode penelitian lapangan untuk memahami kehidupan masyarakat.
- Antropologi sosial dan budaya terapan: menggunakan perspektif antropologi untuk menganalisis persoalan sosial budaya.
- Kearifan lokal dan tradisi lisan: memahami fungsi tradisi, pengetahuan lokal, serta tantangan pelestariannya di era modern.
Materi tersebut menekankan kemampuan menerapkan konsep untuk menganalisis fenomena sosial budaya, bukan sekadar menghafal definisi. <Cite refs={[“turn630273search1”]}/>
5. Tips Mengerjakan Soal TKA Antropologi
Agar lebih siap menghadapi TKA, siswa dapat menerapkan beberapa strategi belajar berikut.
- Pahami istilah penting. Bedakan konsep seperti relativisme budaya, etnosentrisme, akulturasi, asimilasi, dan enkulturasi.
- Latih analisis kasus. Biasakan membaca ilustrasi tentang masyarakat lalu menentukan konsep antropologi yang sesuai.
- Pelajari metode penelitian. Pahami fungsi observasi partisipan, wawancara, dan etnografi.
- Hubungkan teori dengan kehidupan sehari-hari. Gunakan contoh tradisi lokal, sistem kekerabatan, mata pencaharian, dan bahasa.
- Perhatikan konteks soal. Jangan memilih jawaban hanya karena mengandung istilah yang familier; pastikan jawabannya sesuai dengan situasi yang dijelaskan.
- Pelajari alasan di balik kunci jawaban. Memahami konsep akan membantu ketika soal menggunakan ilustrasi yang berbeda.
Kesimpulan
TKA Antropologi SMA 2026 menguji pemahaman siswa mengenai kebudayaan, keberagaman sosial, perubahan budaya, sistem kekerabatan, bahasa, kearifan lokal, serta penelitian etnografi.
Lima belas contoh soal di atas dapat digunakan sebagai latihan mandiri di rumah. Untuk persiapan yang lebih terarah, siswa sebaiknya juga mempelajari kisi-kisi dan contoh soal resmi yang tersedia di laman Pusmendik Kemendikdasmen.










