Calon mahasiswa yang tertarik mempelajari survei, pemetaan, dan teknologi informasi geospasial dapat mempertimbangkan jurusan Teknik Geodesi di sejumlah perguruan tinggi negeri. Tiga kampus yang menawarkan program studi dengan akreditasi Unggul adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Diponegoro (Undip).
Selain mempertimbangkan kualitas program studi, calon mahasiswa perlu memperhatikan biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT). Besaran UKT di setiap kampus berbeda, bergantung pada ketentuan perguruan tinggi dan kelompok biaya yang ditetapkan.
Berdasarkan informasi biaya tahun akademik 2026/2027 yang diberitakan, UKT Teknik Geodesi di ITB dan Undip dimulai dari Rp500.000 per semester. Sementara itu, UGM memiliki skema UKT tersendiri bagi mahasiswa program sarjana.
1. Teknik Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB)
Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ITB mempelajari pengukuran dan pemodelan bentuk bumi, penentuan posisi, pemetaan, serta pengolahan informasi geospasial. Bidang ini juga berkaitan dengan pemanfaatan teknologi untuk memantau perubahan permukaan bumi dan mendukung berbagai kebutuhan rekayasa.
Program studi tersebut telah memperoleh akreditasi Unggul secara nasional. ITB juga menyebutkan adanya akreditasi internasional dari ASIIN.
Berikut rincian UKT Teknik Geodesi dan Geomatika ITB yang diberitakan untuk tahun 2026:
- Golongan 1: Rp500.000 per semester
- Golongan 2: Rp1.000.000 per semester
- Golongan 3: Rp4.500.000 per semester
- Golongan 4: Rp6.500.000 per semester
- Golongan 5: Rp8.500.000 per semester
- Golongan 6: Rp10.500.000 per semester
- Golongan 7: Rp12.500.000 per semester
Dengan demikian, UKT yang tercantum berkisar antara Rp500.000 hingga Rp12.500.000 per semester. Calon mahasiswa perlu memeriksa ketentuan resmi ITB untuk mengetahui skema biaya yang berlaku pada jalur penerimaan yang dipilih.
2. Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM)
UGM juga menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami bidang Teknik Geodesi. Program studi ini mempelajari pengukuran, penentuan posisi, survei dan pemetaan, serta pemanfaatan teknologi geospasial.
Informasi penerimaan UGM mencantumkan akreditasi Unggul untuk program Sarjana Teknik Geodesi.
Berikut rincian UKT yang diberitakan untuk program tersebut:
- Kelompok 3: Rp2.750.000 per semester
- Kelompok 4: Rp5.550.000 per semester
- Kelompok 5: Rp8.250.000 per semester
- Kelompok 6: Rp11.000.000 per semester
Dalam rincian yang dipublikasikan, Kelompok 1 dan Kelompok 2 tidak mencantumkan nominal pada tabel tersebut. Calon mahasiswa sebaiknya memeriksa informasi resmi UGM untuk memastikan kategori UKT dan ketentuan yang sesuai dengan jalur masuknya.
Adapun biaya yang diberitakan untuk International Undergraduate Program atau kelas internasional adalah Rp30.000.000 per semester. Skema kelas internasional ini perlu dibedakan dari program reguler karena ketentuan biaya dan penerimaannya tidak sama.
3. Teknik Geodesi Universitas Diponegoro (Undip)
Universitas Diponegoro di Semarang juga menawarkan program Sarjana Teknik Geodesi dengan akreditasi Unggul.
Mahasiswa mempelajari berbagai bidang, antara lain pengukuran terestris, penentuan posisi menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS), fotogrametri, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, hingga survei hidrografi.
Berikut rincian UKT Teknik Geodesi Undip yang tercantum untuk tahun akademik 2026/2027:
- Golongan 1: Rp500.000 per semester
- Golongan 2: Rp1.000.000 per semester
- Golongan 3: Rp3.500.000 per semester
- Golongan 4: Rp5.000.000 per semester
- Golongan 5: Rp6.500.000 per semester
- Golongan 6: Rp7.000.000 per semester
- Golongan 7: Rp8.000.000 per semester
- Golongan 8: Rp9.500.000 per semester
Untuk jalur SNBP, SNBT, dan seleksi tertentu yang tercantum dalam ketentuan Undip, calon mahasiswa perlu melihat tabel biaya sesuai jalur masuknya.
Pada jalur Ujian Mandiri Reguler, selain UKT, terdapat Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Informasi biaya yang diberitakan mencantumkan IPI sebesar Rp35.000.000 untuk Golongan 1 dan Rp45.000.000 untuk Golongan 2. Ketentuan tersebut perlu diperiksa kembali melalui pengumuman resmi penerimaan mahasiswa baru Undip.
Apa yang Dipelajari di Jurusan Teknik Geodesi?
Teknik Geodesi merupakan bidang ilmu yang berfokus pada pengukuran, penentuan posisi, pemetaan, dan pengolahan informasi mengenai permukaan bumi. Dalam perkembangannya, bidang ini memanfaatkan teknologi digital, satelit, drone, serta perangkat lunak pengolahan data geospasial.
Beberapa bidang yang dipelajari mahasiswa Teknik Geodesi meliputi:
- Survei dan pemetaan, yaitu pengukuran posisi, jarak, elevasi, serta bentuk suatu wilayah.
- Sistem Informasi Geografis (SIG), yaitu pengolahan dan analisis data yang memiliki informasi lokasi.
- Penginderaan jauh, yaitu pengumpulan informasi mengenai permukaan bumi melalui satelit atau wahana lainnya.
- Fotogrametri, yaitu pemanfaatan foto untuk menghasilkan informasi dan pemetaan objek.
- Geodesi, yaitu kajian mengenai bentuk, ukuran, gravitasi, dan perubahan bumi.
Keahlian tersebut dapat digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pertambangan, pemetaan wilayah, pengelolaan pertanahan, pemantauan lingkungan, serta penelitian kebumian.
Prospek Kerja Lulusan Teknik Geodesi
Lulusan Teknik Geodesi dapat berkarier di berbagai sektor yang membutuhkan data lokasi dan pemetaan. Beberapa pilihan bidang pekerjaan yang relevan antara lain:
- Surveyor dan tenaga ahli pemetaan.
- Analis data geospasial.
- Tenaga profesional di sektor pertambangan.
- Konsultan survei dan pemetaan.
- Profesional di bidang konstruksi dan infrastruktur.
- Tenaga ahli sistem informasi geografis.
- Peneliti atau akademisi.
- Pegawai di instansi pemerintah yang menangani pertanahan, pemetaan, dan informasi geospasial.
Peluang kerja dapat berbeda bergantung pada kompetensi, pengalaman, kebutuhan industri, dan persyaratan masing-masing posisi.
Tips Memilih Kampus Teknik Geodesi
Sebelum menentukan pilihan, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya membandingkan nominal UKT. Perhatikan pula kurikulum, fasilitas laboratorium, kesempatan praktik lapangan, kerja sama industri, serta lokasi kampus.
Calon mahasiswa juga perlu membandingkan jalur penerimaan karena biaya tambahan, termasuk IPI pada jalur tertentu, dapat memengaruhi total pengeluaran pendidikan.
Informasi resmi dari masing-masing perguruan tinggi menjadi acuan utama untuk memastikan biaya yang harus dibayar, ketentuan kelompok UKT, dan persyaratan penerimaan mahasiswa baru.
Kesimpulan
ITB, UGM, dan Undip merupakan tiga pilihan perguruan tinggi dengan program Teknik Geodesi berakreditasi Unggul. Berdasarkan rincian biaya yang diberitakan untuk 2026, UKT ITB berkisar Rp500.000–Rp12.500.000 per semester, UGM mencantumkan UKT reguler mulai Rp2.750.000 untuk Kelompok 3, sedangkan UKT Undip berkisar Rp500.000–Rp9.500.000 per semester.
Perbedaan skema UKT, jalur masuk, dan kemungkinan biaya tambahan perlu menjadi pertimbangan calon mahasiswa. Dengan memeriksa informasi resmi kampus, calon mahasiswa dapat menyesuaikan pilihan pendidikan dengan kebutuhan akademik dan kemampuan finansial keluarga.










