Sebanyak tujuh dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists versi Stanford University dan Elsevier tahun 2026. Pengakuan ini diberikan berdasarkan rekam jejak kontribusi akademik para peneliti, terutama melalui publikasi ilmiah dan dampak penelitian yang tercermin dalam sitasi. <Cite refs={[“turn455969search0”]}/>
Ketujuh dosen tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan. Mereka adalah Nugroho Agung Pambudi dari Pendidikan Teknik Mesin, Wakhid Ahmad Jauhari dari Teknik Industri, Agung Tri Wijayanta dan Aditya Rio Prabowo dari Teknik Mesin, Ernoiz Antriyandarti dari Agribisnis, serta Zainal Arifin dari Teknik Mesin. Satu nama lainnya adalah Agung Irawan dari Program Studi D-3 Budidaya Ternak Sekolah Vokasi UNS. <Cite refs={[“turn455969search0”]}/>
Masuknya dosen dari berbagai fakultas menunjukkan kontribusi penelitian UNS mencakup sejumlah disiplin ilmu, mulai dari pendidikan teknik dan rekayasa hingga pertanian serta peternakan. Keterlibatan dosen Sekolah Vokasi juga memperlihatkan bahwa kontribusi ilmiah tidak hanya berasal dari program akademik sarjana dan pascasarjana, tetapi juga dari pendidikan vokasi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, mengapresiasi pencapaian tersebut sebagai salah satu bentuk perkembangan kegiatan riset di kampus. Rektor UNS, Hartono, juga berharap prestasi ini dapat mendorong sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian berkualitas dan memperluas kolaborasi internasional. <Cite refs={[“turn455969search0”]}/>








