SURAKARTA – Sebanyak tujuh dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 yang disusun berdasarkan data publikasi dan sitasi ilmiah. Para akademisi tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari pendidikan teknik mesin, teknik industri, pertanian, hingga peternakan. <Cite refs={[“turn836962search1”]}/>
Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kontribusi penelitian para dosen UNS di tingkat internasional. Salah satu hal yang menarik, daftar tersebut juga mencakup akademisi dari Sekolah Vokasi yang berfokus pada bidang budidaya ternak.
Daftar 7 Dosen UNS yang Masuk World’s Top 2% Scientists 2026
Berdasarkan informasi resmi UNS, berikut tujuh dosen yang tercantum dalam daftar ilmuwan tersebut:
- Prof. Dr. Eng. Nugroho Agung Pambudi, M.Eng. – Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
- Prof. Dr. Ir. Wakhid Ahmad Jauhari, S.T., M.T. – Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik.
- Prof. Ir. Agung Tri Wijayanta, S.T., M.Eng., Ph.D. – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik.
- Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik.
- Prof. Dr. Agr. Sc. Ernoiz Antriyandarti, S.P., M.P., M.Ec. – Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian.
- Prof. Dr. Ir. Zainal Arifin, S.T., M.T. – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik.
- Agung Irawan, S.Pt., M.Sc., Ph.D. – Program Studi D-3 Budidaya Ternak, Sekolah Vokasi. <Cite refs={[“turn836962search1″,”turn836962news17”]}/>
Dosen dari Berbagai Bidang Keilmuan
Para dosen yang masuk dalam daftar tersebut memiliki latar belakang keilmuan yang beragam. Dari bidang teknik, sejumlah akademisi berkiprah dalam pendidikan teknik mesin, teknik mesin, dan teknik industri.
Sementara itu, Ernoiz Antriyandarti berasal dari bidang agribisnis, yang berkaitan dengan pengelolaan usaha dan sistem ekonomi pertanian. Agung Irawan mewakili bidang budidaya ternak melalui program studi di Sekolah Vokasi UNS.
Keberagaman bidang tersebut menunjukkan cakupan penelitian di UNS yang tidak hanya berfokus pada satu disiplin ilmu, tetapi juga meliputi pendidikan, rekayasa teknologi, pertanian, dan peternakan.
Apa Itu World’s Top 2% Scientists?
World’s Top 2% Scientists merupakan daftar ilmuwan yang disusun menggunakan indikator bibliometrik untuk menggambarkan dampak karya ilmiah seorang peneliti.
Penilaian antara lain mempertimbangkan jumlah sitasi, indeks-h, serta indikator yang memperhitungkan kontribusi kepengarangan. Data ilmiah yang digunakan berasal dari Scopus melalui Elsevier, dengan metodologi yang dikembangkan oleh para peneliti yang berafiliasi dengan Stanford University dan kolaboratornya. <Cite refs={[“turn836962news17″,”turn836962news6”]}/>
Daftar ini memiliki kategori yang membedakan dampak penelitian sepanjang karier dan dampak dalam satu tahun tertentu. Karena itu, pencantuman nama seorang ilmuwan perlu dipahami sesuai kategori dan periode penilaian yang digunakan.
Apresiasi UNS terhadap Capaian Peneliti
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., mengapresiasi capaian tujuh dosen tersebut. Menurut keterangan resmi universitas, prestasi ini menjadi bagian dari upaya UNS membangun budaya akademik melalui penelitian berkualitas dan kolaborasi yang lebih luas.
UNS berharap pencapaian tersebut dapat mendorong sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Pengakuan internasional ini juga menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas riset, memperluas kerja sama ilmiah, dan meningkatkan pemanfaatan hasil penelitian di berbagai sektor.










