Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang mencerminkan penerapan sila ke-5 Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi rentan.
Menurut Fajar, Sekolah Rakyat menjadi bukti kehadiran negara dalam memastikan setiap anak tetap memiliki kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik, terlepas dari latar belakang keluarga. Ia menyebut program tersebut sebagai “jembatan emas” yang membuka jalan bagi generasi muda untuk mengubah hidup mereka melalui pendidikan.
Hal itu disampaikan saat ia mengunjungi Sekolah Rakyat di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/3). Dalam kunjungan tersebut, Fajar berdialog dengan Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi, Ihsan Alma’ruf, sekaligus menyapa para siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar di kelas.
Dalam dialog tersebut, Fajar menanyakan aktivitas belajar para siswa. Salah satu siswa menjelaskan bahwa mereka sedang mempelajari koding, keterampilan yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan masa depan. Ia mengaku terkesan dengan semangat belajar para siswa serta beragam cita-cita yang mereka sampaikan, mulai dari ingin menjadi dokter, kuliah di perguruan tinggi ternama, hingga belajar ke luar negeri seperti Jepang dan Inggris.
Fajar pun mendorong para siswa untuk terus berani bermimpi besar. Menurutnya, kesuksesan tidak ditentukan oleh kondisi keluarga, melainkan oleh karakter dan kebiasaan baik yang dibangun sejak dini.
“Teruslah belajar dengan rajin, disiplin, dan kerja keras. Orang sukses itu jujur, taat beribadah, dan memiliki semangat untuk membantu sesama,” pesannya kepada para siswa.
Ia juga mendorong agar program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta Senam Anak Indonesia Hebat dapat diterapkan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, sistem sekolah berasrama sangat mendukung pembiasaan nilai-nilai positif tersebut secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Sementara itu, Kepala SRMP 7 Sukabumi Ihsan Alma’ruf menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 100 siswa di jenjang SMP yang berasal dari berbagai kecamatan. Ia menyebut para siswa yang sebelumnya berasal dari keluarga rentan kini mulai menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi berkat lingkungan belajar yang kondusif serta dukungan fasilitas pendidikan dari negara.
Menutup kunjungannya, Fajar kembali mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan yang mereka peroleh dengan sebaik-baiknya.
“Kesempatan ini sangat berharga. Belajarlah sungguh-sungguh, raih cita-cita setinggi mungkin, dan kelak jadilah pribadi yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” tutupnya.



































