KUALA LUMPUR – Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi United Nations Development Programme (UNDP) Malaysia, Singapore and Brunei Darussalam pada 22 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi guna mendukung transformasi pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas.
Delegasi UNDP dipimpin oleh Resident Representative UNDP Malaysia, Singapore and Brunei Darussalam, Edward Vrkić, sementara pihak Kementerian Pendidikan Malaysia diwakili oleh Timbalan Ketua Pengarah Pendidikan Malaysia (Dasar dan Kurikulum), Dr. Rusmini binti Ku Ahmad, bersama para perwakilan dari berbagai bagian di KPM.
Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pendidikan
Kunjungan kehormatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) dan UNDP dalam mempererat kerja sama strategis di sektor pendidikan.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai agenda pembangunan pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan melalui sistem pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.
Dukung Implementasi Rancangan Pendidikan Malaysia 2026–2035
Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah mendukung implementasi Rancangan Pendidikan Malaysia (RPM) 2026–2035.
Melalui kerja sama dengan UNDP, KPM berharap berbagai program pendidikan dapat semakin memperkuat akses pendidikan yang merata, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu memenuhi kebutuhan generasi masa depan.
Pendidikan Berkualitas untuk Semua Murid
Kemitraan antara KPM dan UNDP menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pendidikan yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh murid.
Selain memperkuat aspek inklusivitas, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan sesuai dengan visi nasional Malaysia dalam Rancangan Pendidikan Malaysia 2026–2035.








