Dugaan kasus keracunan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Gunungkidul.
Kali ini sebanyak puluhan siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kapanewon Wonosari dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG pada Rabu (29/07/2026) siang.
Informasi yang berhasil dihimpun, para siswa mulai mengeluhkan gejala seperti mual, perut melilit, pusing, hingga muntah setelah mengonsumsi menu MBG yang terdiri dari nasi, lele goreng, sambal, dan lalapan.
Salah seorang siswa mengaku mulai merasakan kondisi tubuhnya tidak nyaman beberapa saat setelah menyantap makanan tersebut.
“Setelah makan, saya merasa pusing, mual, dan perut sakit melilit,” ungkapnya, Jumat (31/07/2026).
Keluhan serupa ternyata dialami oleh banyak siswa lainnya. Bahkan pada Kamis (30/07/2026) pagi, puluhan siswa dilaporkan tidak masuk sekolah karena mengalami gejala yang hampir sama, mulai dari pusing, mual, sakit perut, hingga muntah.
Salah seorang guru di madrasah tersebut membenarkan adanya banyak siswa yang tidak hadir dengan keluhan kesehatan serupa. Namun demikian, pihak sekolah belum dapat memastikan penyebab para siswa mengalami gangguan kesehatan tersebut.
Sementara itu, beredar informasi bahwa distribusi Makan Bergizi Gratis di sekolah tersebut pada Jumat (31/07/2026) tidak dilaksanakan. Informasi yang diterima menyebutkan penghentian sementara itu disampaikan dengan alasan belum tersedianya dana untuk memasak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara program MBG maupun instansi kesehatan terkait penyebab pasti puluhan siswa mengalami keluhan tersebut.









