Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait pemerataan pelaksanaan hingga sekolah-sekolah di daerah pelosok dan wilayah 3T.
Di tengah kondisi tersebut, seorang guru di SD Kecil Ogolau, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Riska Andriani, membuat program makan bergizi secara mandiri untuk para siswanya.
Menariknya, program tersebut diberi nama “MBG: Masakan by Bu Guru” dan viral setelah Riska membagikan kegiatannya melalui media sosial.
Berawal dari Susu dan Snack
Riska merupakan guru PPG Prajabatan yang aktif membagikan aktivitas bersama siswa melalui akun Instagramnya.
Ia mengatakan program MBG Mandiri tersebut mulai berjalan sejak Mei 2026. Namun, program itu bukan sepenuhnya inisiatif pribadinya.
Riska awalnya menggunakan sebagian dana pribadi untuk membagikan susu dan makanan ringan kepada siswa. Ia mengetahui bahwa beberapa anak didiknya mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Kegiatan tersebut kemudian ia dokumentasikan dan unggah ke media sosial tanpa mengharapkan respons tertentu.
Warganet Ikut Menitipkan Rezeki
Unggahan Riska ternyata mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengikutnya kemudian ikut memberikan bantuan untuk menyediakan makanan bagi siswa.
Menurut Riska, sekolahnya menjadi satu-satunya sekolah di desa tersebut yang belum mendapatkan program MBG sehingga perhatian masyarakat semakin besar.
Setelah menerima dukungan dari teman-teman di media sosial, Riska mulai menyediakan makanan dengan menu yang lebih lengkap dan bergizi untuk para siswa.
“Masakan by Bu Guru” Jadi Sorotan
Program sederhana tersebut kemudian dikenal dengan istilah “Masakan by Bu Guru”. Riska membagikan proses penyediaan makanan hingga momen siswa menikmati makanan bersama di sekolah.
Kisah tersebut mendapat banyak respons positif karena menunjukkan adanya kepedulian terhadap kebutuhan gizi anak-anak di daerah yang belum terjangkau program MBG pemerintah.
Bagi Riska, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada anak didiknya sekaligus meneruskan amanah dari orang-orang yang menitipkan bantuan.
Program MBG Mandiri di SD Kecil Ogolau pun menjadi contoh bagaimana kepedulian masyarakat dan guru dapat membantu memenuhi kebutuhan makan siswa, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses program pemerintah.









