Jakarta – Mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM) mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui pengembangan produk minuman siap jual. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik untuk mengenalkan mahasiswa pada proses pengembangan produk di industri hospitality.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teknik pembuatan minuman, tetapi juga memahami tahapan yang diperlukan agar sebuah produk dapat dipasarkan. Proses tersebut mencakup pemilihan bahan, formulasi resep, pengolahan, penyajian, hingga pengemasan produk.
Program Studi Hospitality dan Pariwisata UBM memang menerapkan pembelajaran yang berkaitan dengan kebutuhan industri, termasuk bidang kuliner dan food and beverage. Dalam kurikulumnya, mahasiswa dapat mempelajari teknik seni kuliner serta tren terbaru di industri untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas rasa dan tampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Pengalaman membuat produk minuman siap jual memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menguji kemampuan mereka secara langsung. Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga dapat belajar mengenai kreativitas produk, konsistensi kualitas, efisiensi penggunaan bahan, serta bagaimana sebuah produk dipersiapkan agar memiliki nilai jual.
Pembelajaran semacam ini juga berkaitan dengan kompetensi bidang Food and Beverage Production. Lulusan Hospitality dan Pariwisata UBM dipersiapkan untuk memiliki kemampuan membuat dan menyiapkan makanan maupun minuman sesuai standar resep serta mengelola bahan secara efisien.
Tidak berhenti pada proses produksi, mahasiswa juga dikenalkan pada aspek kewirausahaan. Produk yang telah dibuat dapat menjadi sarana untuk memahami bagaimana menentukan konsep produk, menyusun harga, membuat kemasan, hingga memperkenalkan produk kepada konsumen.
UBM sendiri memiliki Program Studi S1 Hospitality dan Pariwisata yang mengembangkan pembelajaran melalui pendekatan experiential learning. Program tersebut membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang akomodasi, kuliner, serta berbagai layanan dalam industri pariwisata dan hospitality.
Kegiatan praktik pengembangan produk menjadi salah satu cara untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan situasi yang dihadapi dalam industri. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan teknis sekaligus kemampuan kreativitas, kerja sama, dan kewirausahaan yang dibutuhkan setelah menyelesaikan pendidikan.



