Jakarta – Pemerintah menyiapkan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru secara bertahap mulai 2027 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik nasional yang diperkirakan mencapai sekitar 464 ribu guru.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam pembahasan bersama Komisi X DPR RI terkait tata kelola dan pemenuhan kebutuhan guru untuk tahun 2027.
Namun, angka sekitar 464 ribu tersebut merupakan perkiraan kebutuhan guru secara nasional, bukan jumlah formasi CPNS yang dipastikan akan dibuka sekaligus pada 2027. Pemerintah akan melakukan rekrutmen secara bertahap sesuai kebutuhan dan perencanaan yang disusun.
CPNS Guru Dibuka Bertahap Mulai 2027
Dalam siaran resmi Kemendikdasmen, pemerintah menyatakan bahwa rekrutmen guru CPNS akan dilakukan secara bertahap mulai 2027. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan guru yang masih cukup besar di berbagai daerah, jenjang pendidikan, dan mata pelajaran.
Sebelumnya, Komisi X DPR RI mencatat terdapat 464.856 kebutuhan guru secara nasional, dengan sekitar 224.454 posisi guru masih kosong. DPR mendorong pemerintah menyusun peta jalan pemenuhan guru berdasarkan wilayah, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan.
Pemetaan tersebut diperlukan agar proses rekrutmen tidak hanya berdasarkan jumlah kebutuhan secara nasional, tetapi juga memperhitungkan lokasi dan bidang studi yang mengalami kekurangan tenaga pendidik.
PPPK Juga Mendapat Kesempatan
Selain rekrutmen CPNS baru, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada guru yang sudah berstatus PPPK untuk mengikuti seleksi menjadi guru PNS secara bertahap mulai 2027, dengan ketentuan memenuhi persyaratan administrasi.
Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perekrutan calon guru baru. Guru PPPK yang memenuhi persyaratan juga dapat mengikuti mekanisme seleksi yang disiapkan pemerintah.
Kesempatan seleksi juga disebut diberikan kepada sekitar 172 ribu guru non-ASN yang saat ini bertugas di sekolah negeri, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Nasib PPPK Paruh Waktu
Di sisi lain, pemerintah dan DPR juga menyepakati kebijakan terkait guru PPPK paruh waktu. Sekitar 242 ribu guru PPPK paruh waktu akan dialihkan menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027 dan diangkat sebagai pegawai pemerintah pusat.
Selain itu, sekitar 6.000 guru PPPK paruh waktu yang menjalankan tugas sebagai guru tetapi memiliki surat keputusan sebagai pelaksana juga akan dialihkan statusnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penataan tata kelola guru sekaligus upaya pemerintah memperjelas status kepegawaian tenaga pendidik.
Fresh Graduate dan Guru Berpengalaman
Dengan adanya rekrutmen CPNS guru mulai 2027, lulusan baru yang memenuhi persyaratan nantinya dapat menjadi bagian dari calon peserta seleksi sesuai ketentuan rekrutmen yang ditetapkan pemerintah.
Di sisi lain, guru yang telah memiliki pengalaman mengajar juga memiliki jalur kesempatan sesuai status dan persyaratan masing-masing, termasuk guru PPPK serta guru non-ASN yang memenuhi kriteria.
Karena prosesnya berbasis seleksi dan dilakukan secara bertahap, jumlah kebutuhan nasional tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah peserta yang akan diterima sebagai CPNS pada satu periode rekrutmen.
Pemetaan Kebutuhan Jadi Dasar
Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menekankan pentingnya pemerintah memiliki peta jalan pemenuhan guru yang jelas. Pemetaan tersebut mencakup kebutuhan berdasarkan lokasi, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan.
Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan tenaga pendidik sekaligus perencanaan anggaran pendidikan pada tahun-tahun berikutnya.
Dengan demikian, rencana CPNS guru 2027 merupakan bagian dari penataan kebutuhan guru secara bertahap. Detail mengenai jumlah formasi, bidang studi, daerah penempatan, persyaratan, serta jadwal pendaftaran masih perlu menunggu ketetapan resmi pemerintah untuk masing-masing tahapan rekrutmen.








