idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, 1 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    Anggaran Pendidikan 2027 Resmi Rp824 Triliun, Ini Rincian Program yang Dibiayai

    DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

    PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, DPR Dorong Afirmasi untuk Guru Swasta dan Tendik

    Pendidikan Gratis TK hingga Kuliah Disiapkan Pemerintah, Ini Tujuannya

    Dana Pendidikan Anak Makin Mahal, Ini 5 Cara Menyiapkannya Sejak Dini

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Dosen PPPK Bakal Ikut Tes Alih Status Jadi PNS, Ini Informasi Terbarunya

    Literasi di Era AI Tak Cukup Bisa Membaca, Kemendikdasmen Dorong Masyarakat Pahami dan Terapkan Informasi

    Mulai 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes, Honor Guru Non-ASN Bisa dari BOS

    Kabar Baik Guru 2027: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Honor Guru Non-ASN Bisa dari BOS

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

    Kronologi Kepala SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa karena Tak Pakai Seragam Lurik

    Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Tampar Siswa, Berawal dari Persoalan Seragam

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

    Kasus Kepala Sekolah Tampar Siswa di Malang, 8 Korban Diperiksa Polisi

    Kasus Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Anak Pejabat Disebut Terlibat, Polisi Turun Tangan

    Clarissa Aurelia Kuliah di UC San Diego Berkat Beasiswa Garuda, Kini Bangun Startup AI

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Anggaran Pendidikan 2027 Resmi Rp824 Triliun, Ini Rincian Program yang Dibiayai

    DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

    PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, DPR Dorong Afirmasi untuk Guru Swasta dan Tendik

    Pendidikan Gratis TK hingga Kuliah Disiapkan Pemerintah, Ini Tujuannya

    Dana Pendidikan Anak Makin Mahal, Ini 5 Cara Menyiapkannya Sejak Dini

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Dosen PPPK Bakal Ikut Tes Alih Status Jadi PNS, Ini Informasi Terbarunya

    Literasi di Era AI Tak Cukup Bisa Membaca, Kemendikdasmen Dorong Masyarakat Pahami dan Terapkan Informasi

    Mulai 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes, Honor Guru Non-ASN Bisa dari BOS

    Kabar Baik Guru 2027: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Honor Guru Non-ASN Bisa dari BOS

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

    Kronologi Kepala SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa karena Tak Pakai Seragam Lurik

    Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Tampar Siswa, Berawal dari Persoalan Seragam

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

    Kasus Kepala Sekolah Tampar Siswa di Malang, 8 Korban Diperiksa Polisi

    Kasus Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Anak Pejabat Disebut Terlibat, Polisi Turun Tangan

    Clarissa Aurelia Kuliah di UC San Diego Berkat Beasiswa Garuda, Kini Bangun Startup AI

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Mengapa AI Bisa Menguras Air Bersih? Ini Penjelasan Guru Besar UI

1 October 2026
in Berita
5 min read
245
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ternyata tidak hanya membutuhkan listrik dan daya komputasi. Infrastruktur yang menjalankan layanan AI, terutama pusat data atau data center, juga membutuhkan air untuk membantu menjaga suhu perangkat tetap aman selama beroperasi.

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), Prof. Agustino Zulys, menjelaskan bahwa kebutuhan air tersebut berkaitan dengan proses pendinginan ribuan hingga jutaan chip yang menjalankan komputasi AI.

Chip AI Menghasilkan Panas

Ketika pengguna memberikan perintah atau prompt kepada AI, permintaan tersebut diproses oleh komputer yang berada di pusat data. Proses komputasi yang berlangsung pada chip menghasilkan panas sehingga temperatur perangkat harus dikendalikan.

Menurut Prof. Agustino, air memiliki kemampuan menyerap panas yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan dalam sistem pendinginan pusat data. Air yang digunakan dalam proses tersebut bukan untuk dikonsumsi manusia, melainkan untuk membantu menjaga perangkat agar tidak mengalami panas berlebih.

Ia menggambarkan proses tersebut secara sederhana dengan membandingkan AI dengan seseorang yang sedang berpikir. Semakin berat komputasi yang dilakukan, semakin besar pula panas yang dihasilkan perangkat.

Mengapa Data Center Membutuhkan Air Bersih?

Sistem pendingin pusat data memiliki berbagai teknologi. Pada sistem tertentu, air digunakan untuk membawa panas keluar dari perangkat melalui proses pendinginan.

Namun, kebutuhan air tersebut tidak berarti setiap pertanyaan kepada chatbot secara otomatis menggunakan jumlah air yang sama. Konsumsi air dapat berbeda-beda tergantung pada model AI, kapasitas komputasi, desain pusat data, sistem pendinginan, lokasi, hingga sumber energi yang digunakan.

Karena itu, angka konsumsi air AI perlu dipahami sebagai perkiraan yang bergantung pada kondisi teknologi dan infrastruktur yang digunakan.

Satu Data Center 100 MW Bisa Gunakan Jutaan Liter Air

Prof. Agustino menyebut sebuah pusat data dengan kapasitas 100 megawatt dapat menggunakan sekitar 2 juta liter air per hari untuk kebutuhan pendinginan.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa persoalan konsumsi air AI menjadi signifikan ketika teknologi digunakan dalam skala besar. Kebutuhan air tidak hanya berasal dari satu pengguna, tetapi dari operasi pusat data yang melayani banyak pengguna secara bersamaan.

Sebagai gambaran, Prof. Agustino mengibaratkan volume tersebut setara dengan kebutuhan air sekitar 6.500 rumah tangga.

Setiap Pertanyaan AI Tidak Bisa Disamakan

Pembahasan mengenai jejak air AI juga perlu memperhatikan konteks. Sebuah studi yang dikutip Prof. Agustino memperkirakan model AI tertentu dapat menggunakan sekitar setengah liter air untuk 50 respons, atau sekitar 50 mililiter per respons dalam kondisi yang diteliti.

Namun, angka tersebut bukan ukuran universal untuk setiap chatbot atau setiap pertanyaan AI. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa jejak air AI dapat berbeda berdasarkan lokasi pusat data, jenis sistem pendinginan, efisiensi perangkat, model AI, dan sumber listrik yang digunakan.

Artinya, tidak tepat menyimpulkan bahwa setiap kali seseorang menggunakan AI, jumlah air tertentu pasti habis.

Penggunaan AI Terus Meningkat

Kebutuhan sumber daya menjadi semakin penting karena penggunaan AI berkembang pesat. AI kini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari mencari informasi, membuat tulisan, menganalisis data, membuat gambar, hingga membantu pekerjaan profesional.

Semakin banyak pengguna dan semakin kompleks tugas yang diberikan kepada sistem AI, semakin besar pula kebutuhan komputasi. Hal tersebut pada akhirnya meningkatkan kebutuhan listrik dan sistem pendinginan pada infrastruktur pusat data.

ANTARA juga mencatat bahwa penggunaan chatbot AI membutuhkan infrastruktur pusat data yang menggunakan listrik dan sistem pendingin, dengan kebutuhan air yang berbeda-beda tergantung pada teknologi dan lokasi pusat data.

AI Juga Memiliki Jejak Energi

Selain air, pusat data AI membutuhkan energi dalam jumlah besar. Chip yang menjalankan model AI membutuhkan listrik untuk melakukan miliaran operasi komputasi.

Kebutuhan listrik dan air tersebut saling berkaitan. Semakin besar kapasitas komputasi, semakin besar pula panas yang harus dikelola oleh sistem pendingin.

Karena itu, pembahasan mengenai dampak lingkungan AI tidak hanya berkaitan dengan penggunaan air, tetapi juga konsumsi energi, emisi, pembangunan pusat data, serta pengelolaan perangkat dan infrastrukturnya.

Teknologi Pendinginan Perlu Dibuat Lebih Efisien

Untuk mengurangi penggunaan air, efisiensi sistem pendinginan menjadi salah satu bagian penting yang dapat dikembangkan. Prof. Agustino menyebut sejumlah pendekatan seperti pendinginan dengan sistem siklus tertutup dan penggunaan kembali air dapat membantu mengurangi kebutuhan air baru.

Selain meningkatkan teknologi pusat data, efisiensi juga dapat dilakukan melalui pengurangan penggunaan komputasi yang tidak diperlukan. Pengguna dapat mempertimbangkan kebutuhan sebelum memberikan perintah kepada AI, terutama untuk aktivitas yang tidak membutuhkan pemrosesan kompleks.

Krisis Air dan Pertumbuhan AI Perlu Diperhatikan

Persoalan penggunaan air oleh pusat data AI menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air. Guru Besar UI Prof. Firdaus Ali sebelumnya juga menekankan bahwa air merupakan sumber daya penting bagi keberlanjutan kehidupan dan menghadapi tekanan akibat perubahan iklim serta pertumbuhan populasi.

Kondisi tersebut membuat pengembangan infrastruktur AI perlu mempertimbangkan ketersediaan sumber daya lokal. Pembangunan pusat data di wilayah yang mengalami tekanan air dapat menimbulkan tantangan berbeda dibandingkan wilayah dengan ketersediaan air yang lebih baik.

Penggunaan AI Perlu Diiringi Efisiensi

AI memberikan berbagai manfaat dalam pendidikan, penelitian, bisnis, dan kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi tersebut juga memiliki kebutuhan sumber daya yang tidak selalu terlihat oleh pengguna.

Jejak air menjadi salah satu contoh bahwa aktivitas digital tetap memiliki dampak fisik di dunia nyata. Di balik jawaban yang muncul dalam hitungan detik, terdapat pusat data, chip, listrik, sistem pendinginan, serta sumber daya lainnya yang membuat layanan AI dapat beroperasi.

Karena itu, perkembangan AI tidak hanya membutuhkan inovasi pada model dan perangkat lunak, tetapi juga teknologi pusat data yang lebih hemat energi dan air. Dengan efisiensi tersebut, pemanfaatan AI dapat terus berkembang dengan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya.

Tags: Agustino ZulysAIdampak lingkungan AIdata center AIenergi AIguru besar UIjejak air AIkecerdasan buatankecerdasan buatan Indonesiakonsumsi air AIkrisis airpenggunaan air data centerpusat datateknologi AIteknologi berkelanjutanuniversitas indonesia
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Anggaran Pendidikan 2027 Resmi Rp824 Triliun, Ini Rincian Program yang Dibiayai

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Anggaran Pendidikan 2027 Resmi Rp824 Triliun, Ini Rincian Program yang Dibiayai

1 October 2026

DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

1 October 2026

DPR Minta Kemenag Prioritaskan Guru Passing Grade Sebelum Rekrutmen Baru, PPG dan Guru Swasta Disorot

1 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In