Jakarta – Sebanyak sembilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam daftar perguruan tinggi Indonesia yang dinilai dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Dari jumlah tersebut, empat PTKIN memperoleh peringkat dunia, sementara lima lainnya berstatus Reporter.
THE WUR 2027 merupakan pemeringkatan global yang mencakup 2.297 perguruan tinggi dari 118 negara dan wilayah. Di Indonesia, terdapat 84 perguruan tinggi yang masuk dalam pemeringkatan, dengan 42 kampus berstatus Ranked dan 42 lainnya berstatus Reporter.
UIN Sunan Kalijaga Jadi PTKIN dengan Peringkat Tertinggi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi PTKIN dengan posisi tertinggi dalam THE WUR 2027. Kampus tersebut berada di peringkat kedua nasional dan masuk kelompok 801–1.000 dunia. Posisi nasional UIN Sunan Kalijaga berada setelah Universitas Indonesia (UI), sementara UGM juga berada pada kelompok peringkat dunia yang sama, yaitu 801–1.000.
UIN Sunan Kalijaga juga mencatat skor kualitas riset sebesar 82,8, berdasarkan data yang dikutip dari Kemenag.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, mengatakan pemeringkatan tersebut bukan tujuan akhir bagi kampus. Menurutnya, ranking dapat menjadi gambaran posisi perguruan tinggi secara global, sementara tujuan yang lebih besar adalah menghadirkan pendidikan bermutu, penelitian berdampak, dan lulusan yang berkontribusi kepada masyarakat.
9 PTKIN yang Masuk THE WUR 2027
Berikut daftar PTKIN yang masuk penilaian THE WUR 2027:
| No. | PTKIN | Peringkat Nasional | Peringkat Dunia |
|---|---|---|---|
| 1 | UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta | 2 | 801–1.000 |
| 2 | UIN Maulana Malik Ibrahim Malang | 7 | 1.201–1.400 |
| 3 | UIN Syarif Hidayatullah Jakarta | 16 | 1.601–1.800 |
| 4 | UIN Sunan Gunung Djati Bandung | 24 | 1.801–2.000 |
| 5 | UIN Sunan Ampel Surabaya | Reporter | Belum mendapat peringkat |
| 6 | UIN Raden Mas Said Surakarta | Reporter | Belum mendapat peringkat |
| 7 | UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto | Reporter | Belum mendapat peringkat |
| 8 | UIN Sultan Syarif Kasim Riau | Reporter | Belum mendapat peringkat |
| 9 | UIN Sumatera Utara | Reporter | Belum mendapat peringkat |
Data tersebut menunjukkan bahwa hanya empat dari sembilan PTKIN yang memperoleh peringkat dunia dalam THE WUR 2027. Lima kampus lainnya tercatat dalam pemeringkatan sebagai Reporter, tetapi belum memenuhi kriteria untuk mendapatkan peringkat dunia.
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Posisi Kedua PTKIN
Setelah UIN Sunan Kalijaga, posisi PTKIN berikutnya ditempati UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kampus ini berada di peringkat ketujuh nasional dan masuk kelompok 1.201–1.400 dunia.
Kualitas riset UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tercatat memperoleh skor 60,2. Kemenag menyebut capaian dua UIN tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik, penelitian, publikasi, dan internasionalisasi PTKIN.
UIN Jakarta dan UIN Bandung Juga Masuk Peringkat Dunia
Dua PTKIN lainnya yang memperoleh peringkat dunia adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di peringkat nasional 16 dengan kelompok peringkat dunia 1.601–1.800. Sementara itu, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berada di peringkat nasional 24, dengan kelompok peringkat dunia 1.801–2.000.
Apa yang Dinilai THE WUR 2027?
THE WUR 2027 menggunakan lima kelompok indikator utama untuk menilai kinerja perguruan tinggi. Bobotnya terdiri dari teaching atau lingkungan pengajaran sebesar 29,5 persen, research environment 29 persen, research quality 30 persen, international outlook 7,5 persen, dan industry 4 persen.
Indikator tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari lingkungan belajar, volume dan reputasi penelitian, dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, pandangan internasional, hingga hubungan perguruan tinggi dengan industri.
Kemenag Dorong PTKIN Perkuat Mutu
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyampaikan bahwa capaian UIN Sunan Kalijaga dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi bagian dari upaya panjang PTKIN dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing.
Kemenag juga mendorong PTKIN untuk terus memperkuat produktivitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, kerja sama internasional, dan kolaborasi dengan industri.
Dengan masuknya sembilan PTKIN dalam penilaian THE WUR 2027, pemeringkatan ini memberikan gambaran mengenai posisi sejumlah perguruan tinggi keagamaan Islam negeri Indonesia dalam sistem pemeringkatan global. Namun, status Reporter tidak berarti kampus tersebut memperoleh peringkat dunia karena belum memenuhi kriteria pemeringkatan THE.








