Peneliti Monash University mengungkap bahwa perubahan iklim dapat memengaruhi penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk, termasuk malaria dan demam berdarah dengue (DBD). Kenaikan suhu serta perubahan pola curah hujan dan kelembapan dapat menciptakan kondisi yang mendukung perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit tersebut. Temuan ini dibahas dalam kajian ilmiah yang diterbitkan di jurnal Science Advances pada Oktober 2026. <Cite refs={[“turn424399search1″,”turn424399search2”]}/>
Malaria disebabkan oleh parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi, sedangkan DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Walaupun kedua penyakit sama-sama dipengaruhi kondisi iklim, pola penularannya tidak selalu sama karena setiap jenis nyamuk memiliki karakteristik dan kebutuhan lingkungan yang berbeda. <Cite refs={[“turn424399search1″,”turn424399search2”]}/>








