Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan digelar di SMP Muhammadiyah 1 PK Boyolali pada Jumat (9/10/2026). Sekolah tersebut menjadi lokasi proyek percontohan atau pilot project penerapan sistem prasmanan untuk program MBG di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Pelaksanaan program ini melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siswodipuran 3 bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali. Melalui konsep prasmanan, siswa dapat mengambil makanan yang telah disediakan secara langsung. Hidangan disajikan dalam kondisi hangat dan segar sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta pengalaman siswa saat menikmati sarapan di sekolah.
Antusiasme siswa terlihat selama uji coba berlangsung. Para siswa menikmati makanan yang disajikan hingga habis tanpa menyisakan makanan di piring. Bahkan, sejumlah siswa meminta tambahan porsi karena masih ingin makan. Respons positif tersebut menjadi salah satu hal yang menonjol dalam penerapan konsep prasmanan pada program MBG.
PIC MBG, Nana Riyana, menyampaikan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan uji coba ini adalah manajemen waktu. Durasi sarapan yang hanya sekitar 30 menit membuat pengaturan alur pengambilan makanan dan waktu makan perlu diperhatikan. Evaluasi terhadap pengaturan waktu diharapkan dapat membantu pelaksanaan program prasmanan berjalan lebih efektif ke depannya.








