Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) membantu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Teknologi ini memungkinkan guru menyampaikan materi melalui gambar, video, dan berbagai media digital sehingga siswa lebih mudah memahami pelajaran.
Salah satu penerapannya dilakukan oleh Badrun, guru Pendidikan Agama Islam di SMPN 9 Metro, Lampung. Ia menggunakan PID dalam berbagai tahap pembelajaran, mulai dari penyampaian materi hingga asesmen, dengan memanfaatkan platform seperti Google, YouTube, Canva, Wayground, dan Wordwall.net.
Siswa juga merasakan manfaat penggunaan perangkat tersebut. Visualisasi materi membantu mereka memahami konsep yang sebelumnya sulit dibayangkan. Keterlibatan langsung dalam penggunaan PID turut membuat kegiatan belajar lebih menyenangkan dan mengurangi kejenuhan di kelas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendukung digitalisasi pembelajaran. Pemerintah juga merencanakan penambahan tiga unit IFP di setiap sekolah pada 2026 agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi dan kualitas pembelajaran.








