Sebanyak 30 anak yatim binaan di Jakarta mengikuti kegiatan Sight to Remember, program kolaborasi Islamic Relief Indonesia dan CT ARSA Foundation yang menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan berbelanja di Transmart. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman positif sekaligus mendukung perkembangan anak.
Program yang berlangsung selama satu hari tersebut bukan sekadar kegiatan rekreasi. Anak-anak diajak mengenali kebutuhan pribadi, menentukan pilihan, mengikuti permainan edukatif, serta terlibat dalam aktivitas pembelajaran interaktif.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap anak-anak dapat mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, kreativitas, dan keterampilan sosial. Pengalaman baru yang mereka peroleh juga diharapkan menjadi kenangan berharga yang menumbuhkan semangat belajar dan harapan untuk masa depan. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search2”]}/>
1. Program Sight to Remember Hadirkan Pengalaman Berharga
Program Sight to Remember merupakan kolaborasi Islamic Relief Indonesia dan CT ARSA Foundation yang berfokus pada pemberian pengalaman positif bagi anak yatim dan anak-anak rentan.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 30 anak yatim binaan di Jakarta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai aktivitas dalam suasana yang menyenangkan dan mendukung perkembangan mereka.
Kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak tidak hanya menikmati waktu bersama, tetapi juga memperoleh pembelajaran dari pengalaman sehari-hari. Mereka diajak berinteraksi dengan lingkungan, mengenali kebutuhan diri, dan membangun kepercayaan diri melalui aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Penyelenggara berharap pengalaman tersebut dapat membantu anak-anak merasa diperhatikan, didukung, serta memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mengembangkan potensi diri. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search3”]}/>
2. Anak Yatim Belajar Mandiri melalui Kegiatan Berbelanja
Salah satu kegiatan utama dalam Sight to Remember adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih dan membeli kebutuhan pribadi secara mandiri.
Aktivitas ini menjadi sarana pembelajaran sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak-anak belajar mengenali barang yang mereka butuhkan, mempertimbangkan pilihan, dan mengambil keputusan.
Pengalaman berbelanja juga membantu mereka berlatih berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dengan pendampingan yang tepat, kegiatan seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan rasa tanggung jawab dan kemandirian.
Selain berbelanja, peserta mengikuti permainan edukatif dan pembelajaran interaktif. Rangkaian aktivitas tersebut dirancang untuk mendorong kreativitas, memperkuat keterampilan sosial, dan membuat proses belajar terasa menyenangkan. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search2”]}/>
3. Islamic Relief Indonesia Tekankan Pentingnya Dukungan bagi Anak
Local Resource Mobilization Coordinator Islamic Relief Indonesia, Rahadiansyah Fachrudin, menjelaskan bahwa kegiatan Sight to Remember merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mendukung pemenuhan hak anak yatim dan anak-anak rentan.
Menurutnya, dukungan terhadap anak tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar dan pendidikan. Anak-anak juga perlu memperoleh pengalaman positif yang dapat menunjang perkembangan emosional, sosial, dan psikologis mereka.
Melalui program tersebut, Islamic Relief Indonesia berharap anak-anak mendapatkan kenangan yang menyenangkan, semakin percaya diri, dan merasakan dukungan dari lingkungan di sekitarnya.
Pendekatan yang berpusat pada kebutuhan anak menjadi bagian penting agar kegiatan sosial tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak untuk belajar, berkembang, dan mengenali potensi dirinya. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search3”]}/>
4. Kolaborasi CT ARSA Foundation dan Islamic Relief Indonesia
Kerja sama CT ARSA Foundation dan Islamic Relief Indonesia melalui Sight to Remember menjadi bentuk sinergi antarlembaga dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak yatim.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan pengalaman yang membangun dalam lingkungan yang aman dan suportif.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa dukungan bagi anak dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk aktivitas edukatif, rekreasi, serta pengalaman langsung yang melatih keterampilan hidup.
Dengan adanya kerja sama seperti ini, penyelenggara berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun hubungan sosial yang positif, dan menumbuhkan optimisme terhadap masa depan. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search2”]}/>
5. Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Program Sight to Remember juga dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan Pendidikan Berkualitas.
Dukungan terhadap pendidikan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan belajar formal. Pengalaman langsung, permainan edukatif, dan aktivitas interaktif juga dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan sosial.
Melalui kegiatan ini, CT ARSA Foundation dan Islamic Relief Indonesia berharap anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi diri.
Kedua lembaga berharap kepedulian yang berkelanjutan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak yatim untuk tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Pengalaman positif yang diperoleh hari ini diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih baik. <Cite refs={[“turn976876view0″,”turn976876search3”]}/>
Kesimpulan
CT ARSA Foundation bersama Islamic Relief Indonesia mengajak 30 anak yatim binaan di Jakarta mengikuti program Sight to Remember. Kegiatan ini menggabungkan pengalaman berbelanja, permainan edukatif, dan pembelajaran interaktif untuk mendukung perkembangan anak.
Selain memberikan kebahagiaan, program tersebut dirancang untuk membantu anak melatih kemandirian, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan sosial.
Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh bagi anak yatim, agar mereka memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membangun harapan untuk masa depan.










