Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengajak satuan pendidikan menjadikan momen MBG sebagai praktik pedagogik yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa.
Melalui kegiatan makan bersama, siswa dapat memperoleh berbagai pembelajaran sederhana yang berkaitan dengan kebiasaan baik dan pembentukan karakter. Proses tersebut dapat dimulai dari berdoa sebelum makan, menikmati makanan dengan kesadaran, hingga mengenal pihak-pihak yang terlibat dalam menyediakan makanan.
Momen MBG juga dapat menjadi kesempatan bagi sekolah untuk menanamkan nilai rasa syukur, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap kerja keras. Siswa dapat diajak memahami bahwa makanan yang mereka santap tidak hadir begitu saja, tetapi melalui proses dan kerja banyak orang.
Dengan demikian, satu ompreng makanan dapat menjadi media pembelajaran yang menghubungkan pengalaman sehari-hari siswa dengan nilai-nilai pendidikan.
Pemanfaatan momen MBG sebagai bagian dari pembelajaran diharapkan dapat membantu sekolah menghadirkan pengalaman pendidikan yang lebih kontekstual, sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.








