Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam Program Pengembangan Konten Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Tahun 2026 melalui kegiatan bertajuk “Partisipasi Semesta Pengembangan Konten Interaktif”.
Program ini bertujuan menghadirkan konten pembelajaran yang inovatif, relevan, dan bermanfaat bagi warga belajar Pendidikan Kesetaraan di seluruh Indonesia. Melalui semangat kolaborasi, Kemendikdasmen membuka kesempatan bagi berbagai kalangan untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber belajar digital yang berkualitas.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta yang mengikuti sosialisasi akan memperoleh sertifikat partisipasi, sementara 135 konten terbaik akan mendapatkan apresiasi dan berkesempatan ditayangkan pada platform Ruang Murid sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran digital nasional.
Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI) menjelaskan bahwa pengembangan konten kali ini berfokus pada muatan pemberdayaan dan keterampilan. Materi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi juga memberikan bekal nyata bagi warga belajar untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan kualitas hidup mereka.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pendidikan yang sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembelajaran. Konten-konten yang terpilih nantinya akan memperkaya sumber belajar digital yang dapat dimanfaatkan melalui berbagai platform pembelajaran, termasuk fitur Ruang Murid dalam Rumah Pendidikan.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadirkan materi pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan warga belajar di berbagai daerah. Oleh karena itu, program ini mengundang tutor, pamong belajar, pengelola PKBM dan SKB, akademisi, praktisi, komunitas, hingga masyarakat umum untuk menyumbangkan ide dan karya terbaiknya.
Pendaftaran program dibuka mulai 5 hingga 26 Juni 2026. Setelah proses seleksi dan penilaian, sebanyak 135 konten terbaik akan dipilih untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.
Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap lahir lebih banyak konten pembelajaran digital yang kreatif, inspiratif, dan mampu mendukung terwujudnya pendidikan bermutu yang inklusif serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.









