Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan bahwa pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dibuka mulai 18 Agustus 2026. Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN BKN. Tahun ini, sekolah kedinasan yang berada di bawah sembilan kementerian dan lembaga akan membuka kesempatan bagi lebih dari 4.000 peserta didik baru.
Penerimaan sekolah kedinasan ditujukan untuk mendapatkan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari lulusan sekolah kedinasan. Para peserta nantinya harus mengikuti beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN, hingga seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing instansi.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, pengumuman seleksi berlangsung pada 15–24 Agustus 2026, sedangkan pendaftaran dibuka pada 18–30 Agustus 2026. Seleksi administrasi berlangsung pada 18 Agustus–1 September, kemudian hasil seleksi administrasi diumumkan pada 2–3 September 2026.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tahapan SKD CAT BKN. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026. Setelah pengolahan nilai dan pengumuman hasil SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan melanjutkan ke seleksi lanjutan pada Oktober 2026.
Untuk tahap akhir, pengumuman kelulusan oleh kementerian atau lembaga dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober hingga 1 November 2026. Dengan demikian, peserta perlu memperhatikan setiap jadwal karena terdapat tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan ujian, hingga masa sanggah.
BKN juga telah menyediakan daftar kementerian dan sekolah kedinasan yang membuka penerimaan pada 2026. Masing-masing sekolah memiliki ketentuan dan jenjang pendidikan yang berbeda. Sebagai contoh, PKN STAN menyediakan program sarjana terapan dan diploma III, sedangkan IPDN menyelenggarakan pendidikan sarjana terapan yang terbagi dalam beberapa fakultas.
Calon peserta diimbau mempersiapkan dokumen dan persyaratan sejak sebelum pendaftaran dibuka. Karena proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahap dan memiliki jadwal yang ketat, peserta perlu rutin memantau informasi resmi agar tidak melewatkan tahapan penting dalam penerimaan sekolah kedinasan 2026.









