idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, 23 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    AI Makin Masif di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

    Survei 2026: Warga AS Lebih Takut AI Merusak Politik daripada Serangan Teroris

    Beasiswa Afirmasi Nakes Prioritas Nasional 2026 Dibuka, Ini 9 Prodi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

    AI Makin Marak di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

    Mahasiswa Mulai Ketergantungan AI untuk Tugas Kuliah, Beban Akademik hingga Sistem Pendidikan Jadi Sorotan

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    20 Guru di Ambon Diduga Jadi Korban Penipuan SK Kenaikan Pangkat Bodong, Inspektorat Turun Tangan

    Kreatif! Guru Ubah Lirik Lagu Jadi Media Pembelajaran agar Siswa Lebih Mudah Mengingat Materi

    Komunitas Belajar Strada Bekasi Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Guru SD Kelas V dan VI

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Haifa, Lulusan UNJ yang Dapat Pekerjaan Sebelum Wisuda Berkat Pengalaman Magang

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    AI Makin Masif di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

    Survei 2026: Warga AS Lebih Takut AI Merusak Politik daripada Serangan Teroris

    Beasiswa Afirmasi Nakes Prioritas Nasional 2026 Dibuka, Ini 9 Prodi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

    AI Makin Marak di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

    Mahasiswa Mulai Ketergantungan AI untuk Tugas Kuliah, Beban Akademik hingga Sistem Pendidikan Jadi Sorotan

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    20 Guru di Ambon Diduga Jadi Korban Penipuan SK Kenaikan Pangkat Bodong, Inspektorat Turun Tangan

    Kreatif! Guru Ubah Lirik Lagu Jadi Media Pembelajaran agar Siswa Lebih Mudah Mengingat Materi

    Komunitas Belajar Strada Bekasi Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Guru SD Kelas V dan VI

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Haifa, Lulusan UNJ yang Dapat Pekerjaan Sebelum Wisuda Berkat Pengalaman Magang

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

5 September 2026
in Berita
7 min read
248
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ENDE, NTT – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 tidak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum. Bencana tersebut juga meninggalkan kisah pilu bagi para siswa yang berada di tengah aktivitas sehari-hari ketika gempa terjadi.

Salah satunya dialami seorang siswi SMP di Kabupaten Ende. Ia mengalami patah kaki setelah tertimpa bangunan akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut.

Peristiwa itu menjadi gambaran bagaimana bencana dapat memberikan dampak langsung terhadap keselamatan anak-anak usia sekolah.

Gempa yang mengguncang Flores juga menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas pendidikan di sejumlah kabupaten. Kemendikdasmen mencatat ribuan satuan pendidikan terdampak dan ribuan ruang kelas mengalami kerusakan.

Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa

Siswi tersebut menjadi salah satu anak yang harus menghadapi dampak langsung dari gempa Flores.

Saat gempa terjadi, bangunan yang berada di sekitarnya mengalami kerusakan hingga menimpa dirinya. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami patah kaki dan membutuhkan penanganan medis.

Kisah tersebut memperlihatkan bahwa dampak gempa terhadap anak-anak tidak hanya berupa terganggunya kegiatan belajar. Sebagian siswa juga menjadi korban secara langsung akibat bangunan yang roboh atau mengalami kerusakan.

Kondisi ini menjadi perhatian dalam proses pemulihan pendidikan di Flores karena keselamatan siswa dan guru merupakan prioritas utama.

Gempa M7,7 Mengguncang Flores

Gempa bumi yang menjadi pemicu bencana terjadi pada 15 Agustus 2026 di wilayah Laut Flores. Gempa tersebut memiliki magnitudo 7,7 dan berdampak terhadap sejumlah wilayah di Pulau Flores.

Tujuh kabupaten terdampak dalam penanganan sektor pendidikan, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.

Guncangan dan gempa susulan kemudian menyebabkan masyarakat harus menghadapi kondisi darurat, termasuk kerusakan rumah, fasilitas publik, dan sekolah.

Bagi warga sekolah, situasi tersebut membuat kegiatan belajar tidak dapat langsung berjalan seperti biasa.

Ribuan Sekolah dan Ruang Kelas Rusak

Dampak gempa terhadap sektor pendidikan tergolong besar.

Berdasarkan data Kemendikdasmen per 20 Agustus 2026, sebanyak 1.268 dari 1.378 satuan pendidikan terdampak telah melaporkan kondisi masing-masing. Data tersebut mencakup tujuh kabupaten dengan 177.678 murid serta 21.166 guru dan tenaga kependidikan.

Dari 8.664 ruang kelas yang telah terdata, sebanyak 5.521 ruang kelas atau 63,7 persen mengalami kerusakan. Bahkan, 2.229 ruang kelas mengalami kerusakan berat atau total.

Sebanyak 502 satuan pendidikan juga dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Angka tersebut menunjukkan besarnya tantangan yang harus dihadapi pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan layanan pendidikan setelah gempa.

Sekolah Rusak Membuat Anak Harus Belajar di Tempat Darurat

Kerusakan bangunan membuat sejumlah sekolah tidak dapat langsung digunakan.

Kemendikdasmen kemudian mendorong penggunaan berbagai metode pembelajaran sesuai kondisi di lapangan. Anak-anak dapat belajar dari rumah, tempat pengungsian, ruang kelas darurat, maupun menggunakan metode pembelajaran lainnya.

Pada tahap awal, pemerintah mengarahkan satuan pendidikan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar di ruang kelas yang rusak dan memindahkan pembelajaran ke tempat yang lebih aman.

Kebijakan tersebut diambil bukan untuk menghentikan pendidikan, tetapi untuk mencegah anak-anak dan guru menjadi korban akibat bangunan yang belum dipastikan aman.

Keselamatan Murid Menjadi Prioritas

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa keselamatan guru dan murid menjadi prioritas dalam penanganan pendidikan pascabencana.

Karena itu, pembelajaran di wilayah terdampak tidak harus menggunakan pola yang sama seperti kondisi normal.

Kemendikdasmen menyiapkan pembelajaran darurat dengan menyesuaikan situasi setiap sekolah. Pendekatan tersebut memungkinkan anak tetap memperoleh hak belajar tanpa harus memasuki bangunan yang berpotensi membahayakan.

Kondisi tersebut sangat penting bagi siswa yang sekolahnya mengalami kerusakan berat.

Bantuan untuk Siswa dan Guru Terus Disalurkan

Selain mengupayakan keberlangsungan pembelajaran, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada warga sekolah yang terdampak.

Pada tahap awal, bantuan yang dikirim antara lain school kit, family kit, bingkisan anak, serta paket sembako.

Kemendikdasmen juga memberikan santunan kepada sejumlah murid dan guru yang menjadi korban gempa.

Dalam salah satu penyaluran bantuan di Kabupaten Manggarai, misalnya, seorang murid yang terkena reruntuhan puing bangunan sekolah menerima santunan sebesar Rp1 juta dan school kit. Sementara keluarga murid yang meninggal dunia juga mendapatkan santunan.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membantu warga sekolah melewati masa sulit setelah bencana.

Trauma Anak Juga Perlu Dipulihkan

Dampak gempa terhadap anak tidak selalu terlihat secara fisik.

Rasa takut ketika merasakan gempa, melihat bangunan roboh, kehilangan tempat tinggal, atau mengalami cedera dapat meninggalkan tekanan psikologis.

Karena itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan pendampingan psikososial bagi murid dan guru yang terdampak.

Pendampingan dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk Himpunan Psikologi Indonesia dan mitra perguruan tinggi.

Dukungan tersebut diharapkan membantu anak-anak kembali merasa aman sehingga secara bertahap dapat menjalani kegiatan belajar.

Pemulihan Sekolah Dilakukan Bertahap

Pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan saat darurat, tetapi juga menyiapkan proses pemulihan fasilitas pendidikan.

Sekolah yang mengalami kerusakan harus melalui pendataan dan asesmen sebelum dapat digunakan kembali.

Langkah ini diperlukan agar bangunan yang dipakai untuk kegiatan belajar benar-benar aman bagi siswa dan guru.

Kemendikdasmen juga menyiapkan 100 tenda ruang kelas darurat yang didistribusikan ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut termasuk untuk Kabupaten Ende.

Ruang kelas sementara menjadi solusi agar proses pendidikan tetap berjalan sembari menunggu sekolah diperbaiki atau direvitalisasi.

Kondisi Pendidikan Flores Mulai Bangkit

Beberapa pekan setelah gempa, layanan pendidikan di Flores mulai menunjukkan perkembangan.

Pada 4 September 2026, Kemendikdasmen mencatat 1.931 satuan pendidikan dan 171.476 murid telah kembali melaksanakan proses pembelajaran.

Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya normal.

Sebanyak 1.504 satuan pendidikan masih melaksanakan pembelajaran di sekolah darurat, sementara 392 satuan pendidikan menerapkan PJJ. Baru 35 satuan pendidikan yang telah kembali melakukan pembelajaran tatap muka.

Data tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pendidikan terus berlangsung, tetapi masih membutuhkan waktu dan dukungan.

Pengalaman Siswa Menjadi Pengingat Pentingnya Sekolah Aman Bencana

Kisah siswi SMP di Ende yang mengalami patah kaki setelah tertimpa bangunan menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah.

Sekolah bukan hanya tempat anak mendapatkan pendidikan, tetapi juga harus menjadi ruang yang aman ketika bencana terjadi.

Karena itu, kondisi bangunan, jalur evakuasi, kesiapsiagaan guru dan siswa, hingga edukasi kebencanaan menjadi bagian penting yang perlu diperkuat.

Pengalaman gempa Flores menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi bencana bukan sekadar teori. Ketika bencana terjadi, pengetahuan mengenai cara menyelamatkan diri dapat menjadi sangat penting.

Pembelajaran Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan

Meski banyak sekolah rusak, semangat anak-anak untuk kembali belajar terus didorong.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa bencana tidak boleh membuat hak anak atas pendidikan berhenti.

Pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai kondisi, selama tetap mengutamakan keamanan dan kebutuhan siswa.

Di sisi lain, pemerintah bersama pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat masih harus bekerja sama untuk mengembalikan fasilitas pendidikan yang rusak.

Pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali dinding dan ruang kelas, tetapi juga membantu anak-anak yang menjadi korban agar dapat kembali menjalani kehidupan dan pendidikan dengan aman.

Kesimpulan

Kisah siswi SMP di Ende yang mengalami patah kaki setelah tertimpa bangunan saat gempa Flores menjadi salah satu gambaran nyata beratnya dampak bencana terhadap anak-anak sekolah.

Gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan besar di tujuh kabupaten di Flores. Sektor pendidikan juga terdampak dengan ribuan satuan pendidikan dan ruang kelas mengalami kerusakan.

Pemerintah kemudian mengupayakan agar kegiatan belajar tetap berjalan melalui sekolah darurat, PJJ, bantuan perlengkapan belajar, pendampingan psikososial, hingga proses perbaikan fasilitas pendidikan.

Hingga 4 September 2026, sebanyak 171.476 murid di 1.931 satuan pendidikan telah kembali belajar, meski sebagian besar masih menggunakan fasilitas darurat atau PJJ.

Kisah para siswa yang menjadi korban sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana harus memperhatikan dua hal sekaligus: mengembalikan pendidikan dan memastikan keselamatan anak.

Tags: Abdul Mu’tibencana NTTEnde NTTgempa bumi NTTgempa EndeGempa Floresgempa Flores 2026gempa NTTKemendikdasmenKorban Gempapatah kakipembelajaran pascagempapendidikan NTTpendidikan pascabencanasekolah daruratsekolah rusakSekolah Terdampak Gempasiswa korban gempasiswi SMP Ende
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

AI Makin Masif di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

AI Makin Masif di Kampus, Dosen Juga Pakai Kecerdasan Buatan untuk Menilai Tugas Mahasiswa?

23 October 2026

Survei 2026: Warga AS Lebih Takut AI Merusak Politik daripada Serangan Teroris

23 October 2026

Beasiswa Afirmasi Nakes Prioritas Nasional 2026 Dibuka, Ini 9 Prodi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

23 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In