Kabar gembira datang dari Desa Singosari, Mojosongo, Boyolali! Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) susu pasteurisasi di sana kini kebanjiran order berkat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dania Puspa Paramitha, pemilik usaha pasteurisasi susu di Desa Singosari, mengungkapkan lonjakan produksi yang sangat signifikan. Sejak awal 2025, usahanya telah diminta menjadi supplier susu untuk sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
”Dari bulan Januari, kita sudah mendapat permintaan untuk suplai, sekarang kita sudah mengampu di 20 SPPG,” jelas Dania.
Peningkatan Produksi Fantastis!
Pabrik susu Dania kini mengalami kenaikan produksi hingga 300%. Jika sebelumnya hanya melayani sesuai pesanan, kini pabriknya mampu memproduksi hingga 500 liter susu per hari untuk memenuhi kebutuhan MBG, yang setara dengan 5.000 pack!
Permintaan datang dari berbagai wilayah, terutama Kabupaten Sleman (DIY), Kota Solo, dan Magelang. Di Boyolali sendiri, usahanya menyuplai SPPG milik Polres Boyolali dan satu SPPG di Wonosegoro.
MBG Buka Lapangan Kerja Baru
Tak hanya mendongkrak omzet, program ini juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja. Dania yang semula hanya memiliki 5 pegawai, kini menambah 3 orang untuk membantu proses pengemasan.
Untuk menjaga kualitas, bahan baku susu diambil dari peternak sapi perah lokal di sekitar Desa Singosari dan menjalani sortir ketat (uji warna, rasa, dan bau).
Program MBG benar-benar menjadi berkah yang nyata, menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan peternak, dan membuka lapangan kerja di Boyolali.








































