Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie meminta masyarakat memberikan masukan terkait wacana kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN). Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan dan strategi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. <Cite refs={[“turn960540search0″,”turn960540search1”]}/>
Stella mengajak mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi melalui survei yang disediakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Survei ini mengajak masyarakat menilai kondisi perguruan tinggi Indonesia saat ini serta menentukan strategi yang dinilai tepat untuk masa depan pendidikan tinggi nasional.
Menurut Stella, pemerintah perlu mempertimbangkan tiga aspek penting secara bersamaan, yaitu kualitas pendidikan, keterjangkauan biaya kuliah, dan jumlah masyarakat yang dapat mengakses pendidikan tinggi. Ketiganya menjadi tantangan dalam merumuskan kebijakan yang dapat memperluas kesempatan kuliah tanpa mengabaikan mutu perguruan tinggi.
Stella menegaskan bahwa biaya kuliah yang murah atau gratis harus tetap memperhatikan kesejahteraan dosen dan ketersediaan dana penelitian. Pemerintah pun masih mengkaji kebutuhan anggaran serta berbagai alternatif skema pembiayaan sebelum menentukan penerapan kebijakan pendidikan tinggi gratis. Dengan demikian, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi kebijakan yang berlaku secara menyeluruh. <Cite refs={[“turn960540search5″,”turn960540search6”]}/>








