Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyoroti perkembangan SMA Taruna Nusantara yang kini diperluas ke sejumlah daerah di Indonesia. Dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyebut pemerintah melalui Kementerian Pertahanan telah membangun lima kampus baru SMA Taruna Nusantara.
Lima kampus tersebut berada di Cimahi, Malang, Pagar Alam, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Minahasa. Sementara itu, kampus pertama SMA Taruna Nusantara berada di Magelang, Jawa Tengah.
“Kita juga sekarang melalui Kementerian Pertahanan memiliki 5 SMA Taruna Nusantara yang baru di Cimahi, Malang, Pagaralam, IKN, dan Minahasa.”
Perluasan Sekolah Unggulan
Ekspansi SMA Taruna Nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses terhadap pendidikan unggulan sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.
Sebelumnya, Prabowo menargetkan pembangunan sekolah unggulan di berbagai daerah. Ia bahkan menyampaikan rencana agar hampir setiap provinsi memiliki SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda sebagai sekolah unggulan.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di setiap kabupaten/kota, dengan harapan sekitar 500 sekolah dapat dibangun dalam empat tahun.
SMA Taruna Nusantara IKN Sudah Beroperasi
Salah satu perkembangan terbaru terlihat di SMA Taruna Nusantara IKN. Sekolah tersebut mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 setelah pembangunan tahap pertama rampung.
SMA Taruna Nusantara IKN menyiapkan kapasitas untuk 477 siswa, terdiri atas 237 siswa kelas XI dan 240 siswa kelas X. Sekolah tersebut juga dilengkapi fasilitas asrama dan berada di kawasan pusat pemerintahan IKN.
Siswa kelas X menjalani Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) terlebih dahulu di Magelang sebelum melanjutkan kegiatan belajar di IKN. Sementara siswa kelas XI merupakan siswa yang sebelumnya belajar di SMA Taruna Nusantara Magelang.
Ditujukan untuk Mencetak Calon Pemimpin
Prabowo sebelumnya menyampaikan bahwa SMA Taruna Nusantara memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menyiapkan siswa masuk perguruan tinggi. Sekolah ini diharapkan mencetak kader yang patriotik, cinta Tanah Air, bertanggung jawab, serta siap menjadi pemimpin di berbagai bidang.
Prabowo juga menilai banyak alumni SMA Taruna Nusantara yang telah menempati posisi strategis di tingkat nasional. Sejumlah alumni bahkan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.
Dengan bertambahnya kampus di berbagai wilayah, pemerintah berharap kesempatan memperoleh pendidikan unggulan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi semakin tersebar ke berbagai daerah di Indonesia









