Cuaca ekstrem kembali memicu insiden di dunia pendidikan. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Tasikmalaya pada Rabu siang berujung pada tumbangnya sebuah pohon berukuran besar di lingkungan SDN Margamulya, Kecamatan Cibeureum. Pohon dengan diameter sekitar 2,5 meter itu ambruk tepat menimpa bangunan ruang guru hingga bagian atap dan struktur ruangan dilaporkan rusak berat.
Menurut keterangan kepala sekolah, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB ketika aktivitas di sekolah masih berlangsung. Di dalam ruang guru saat itu terdapat empat orang tenaga pendidik. Mereka awalnya mengira suara gemuruh yang terdengar berasal dari petir, namun sesaat kemudian material atap dan genting berjatuhan setelah pohon besar roboh menimpa bangunan. Satu guru mengalami luka ringan akibat terkena pecahan material, sementara yang lain berhasil menyelamatkan diri.
Pantauan setelah kejadian menunjukkan sisa reruntuhan masih berserakan di lantai, dengan batang pohon melintang di atas bangunan karena proses evakuasi belum sepenuhnya rampung. Di dalam ruangan, beberapa fasilitas sekolah ikut menjadi korban, mulai dari dua unit laptop dan sebuah printer yang rusak tertimpa reruntuhan. Dokumen-dokumen penting berhasil diselamatkan meski dalam kondisi basah, sementara barang elektronik lain yang masih utuh segera diamankan.
Meski salah satu ruang vital sekolah hancur, pihak SDN Margamulya memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan penyesuaian. Ruang kelas 1 sementara dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan aset dan dokumen yang berhasil diselamatkan. Pihak sekolah juga telah melaporkan musibah ini kepada dinas terkait dan masih menghitung total kerugian materiil. Harapannya, proses perbaikan bisa segera dilakukan agar lingkungan belajar kembali aman dan nyaman bagi guru maupun siswa.


































