Perayaan Hari Kartini di Sanggau berlangsung meriah dengan digelarnya karnaval yang diikuti ratusan anak dari jenjang TK dan PAUD. Kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk menampilkan beragam kostum adat dan profesi, menciptakan suasana penuh warna dan keceriaan.
Dalam karnaval tersebut, para peserta tampil percaya diri mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, serta kostum yang merepresentasikan cita-cita profesi seperti dokter, guru, polisi, hingga pemadam kebakaran. Penampilan mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang menyenangkan.
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai media pembelajaran bagi anak-anak sejak usia dini. Melalui karnaval, anak-anak dilatih untuk berani tampil di depan umum, mengekspresikan kreativitas, serta belajar menghargai keberagaman budaya dan profesi yang ada di masyarakat.
Para pendidik dan orang tua yang hadir turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka menilai, pengalaman seperti ini penting dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam hal kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi.
Selain itu, momentum peringatan Hari Kartini juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kesetaraan, dan semangat berkarya kepada anak-anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan, pesan-pesan tersebut dapat diterima dengan lebih mudah oleh peserta didik.
Karnaval ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan kreatif dan interaktif, pendidikan karakter dapat ditanamkan sejak dini, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak.















