Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama mengambil langkah tegas menyusul terbitnya hasil uji laboratorium terkait kasus keracunan massal di SMP Negeri (SMPN) 1 Tulung.
SPPG Sorogaten, selaku penyedia paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut, resmi diberhentikan operasionalnya hingga waktu yang tidak ditentukan.
Yoga menyatakan keputusan itu diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas temuan ketidaklayakan bahan baku yang menjadi pemicu insiden tersebut.
“Kami sudah memutuskan untuk pemberhentian operasional sampai waktu yang tidak ditentukan bagi SPPG tersebut. Keputusan ini resmi dari BGN karena kaitannya dengan bahan baku yang kurang bagus,” ujar Yoga saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Yoga menyebut selama masa penghentian operasional yang berlaku sejak kunjungan ke lapangan pada 29 April lalu, BGN akan melakukan evaluasi total terhadap SPPG Sorogaten. Evaluasi tersebut mencakup perbaikan fasilitas fisik hingga peninjauan kembali kinerja sumber daya manusia (SDM).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya merujuk pada masukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten untuk mengevaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Termasuk saluran pembuangan, hingga tempat pencucian di dapur SPPG.









