Jember – Universitas Jember (UNEJ) resmi membuka program studi baru jenjang Sarjana (S-1), yakni Program Studi Sains Data di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Kehadiran prodi baru ini menjadi langkah strategis UNEJ dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi perkembangan teknologi informasi, big data, hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNEJ, Prof. Slamin, menjelaskan bahwa pembukaan Program Studi Sains Data telah dipersiapkan secara matang sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, kebutuhan tenaga ahli di bidang pengolahan data dan teknologi digital terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri dan pemerintahan.
Ia menambahkan bahwa Program Studi Sains Data memiliki dasar keilmuan yang menggabungkan matematika, statistika, komputasi, dan aktuaria. Karena itu, program studi tersebut ditempatkan di lingkungan FMIPA UNEJ. Selain itu, prodi ini juga memiliki kekhasan pada pengembangan kajian sains data di bidang pertanian industrial, sesuai dengan visi dan karakteristik Universitas Jember.
Program Studi Sains Data resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Mendiktisaintek Nomor 453/B/O/2026. Karena keputusan pendirian turun setelah pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 selesai, maka penerimaan mahasiswa baru tahun ini hanya dibuka melalui jalur mandiri UNEJ atau Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru (SEMMABA).
Dekan FMIPA UNEJ, Prof. Dafik, menyampaikan bahwa pada angkatan pertama Program Studi Sains Data akan menerima sekitar 60 mahasiswa baru. Seleksi dilakukan melalui dua jalur, yakni SEMMABA Prestasi dan SEMMABA Tes.
Jalur Prestasi diperuntukkan bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026 yang telah mengikuti SNBP namun belum diterima di perguruan tinggi negeri. Pendaftaran jalur tersebut dibuka hingga 28 Mei 2026. Sementara itu, jalur Tes dibuka untuk lulusan tahun 2026, 2025, dan 2024, dengan masa pendaftaran mulai 19 Mei hingga 4 Juni 2026.
Menurut pihak UNEJ, disiplin ilmu Sains Data memiliki prospek karier yang sangat luas di era digital saat ini. Lulusan nantinya diproyeksikan mampu bekerja sebagai analis data, data scientist, pengembang AI, hingga ahli keamanan data di berbagai sektor industri. Kehadiran prodi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja terhadap tenaga profesional yang memiliki kemampuan analisis data dan teknologi komputasi modern.
Selain memperkuat bidang teknologi dan digital, pembukaan Program Studi Sains Data juga menjadi bagian dari upaya UNEJ meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional. Kampus berharap lulusan prodi baru tersebut mampu menjadi generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan revolusi industri berbasis data di masa depan









