Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Yogyakarta berlangsung semarak melalui gelaran “Apresiasi Pendidikan Jogja 2026” yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, murid, komunitas, hingga masyarakat dalam mendukung pendidikan bermutu untuk semua.
Acara yang berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Beragam kegiatan digelar mulai dari jalan sehat, Senam Anak Indonesia Hebat, pameran pendidikan, hingga pentas apresiasi yang melibatkan banyak elemen pendidikan di Yogyakarta.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa Yogyakarta memiliki peran penting dalam sejarah lahirnya semangat pendidikan nasional Indonesia. Menurutnya, peringatan Hardiknas bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga pengingat pentingnya gotong royong dalam membangun kualitas pendidikan nasional.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan relevan dengan perkembangan zaman. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.
Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kreatif, dan menyenangkan bagi murid. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
Pemerintah terus mendorong berbagai inovasi dan kolaborasi pendidikan agar visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” dapat dirasakan hingga ke seluruh daerah di Indonesia.



