Beberapa prodi vokasi UNS bahkan sukses merangsek ke jajaran prodi dengan tingkat rivalitas tertinggi di skala nasional.
Sebut saja prodi D4 keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berhasil menduduki urutan pertama nasional untuk tingkat keketatan, disusul D4 keperawatan anestesiologi yang bertengger di peringkat keenam nasional.
Jika dibedah di internal kampus, rumpun Vokasi dengan persentase kelolosan paling tipis (paling ketat) dipimpin oleh D4 keperawatan anestesiologi dengan angka keketatan ekstrem 0,48 persen.
Diikuti oleh D4 manajemen bisnis 0,51 persen dan D3 farmasi 0,64 persen.
Sementara untuk kelompok sarjana (S1) saintek dan soshum, peta keketatannya adalah bisnis digital 2,57 persen, ilmu komunikasi 2,95 persen, dan manajemen 3,14 persen.
Sutarno mengimbau dengan sangat agar para peserta yang telah dinyatakan lolos jatah kursi SNBT, segera melakukan proses registrasi ulang secara online melalui laman resmi SPMB UNS, sesuai lini masa yang ditetapkan agar hak kelolosannya tidak hangus.
Namun, bagi puluhan ribu pendaftar yang belum beruntung di jalur tes nasional ini, UNS masih memberikan “napas kedua”. Pihak kampus masih membuka gerbang pendaftaran Seleksi Mandiri (SM) UNS hingga batas akhir pada 2 Juni mendatang.









