Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka peluang bagi para guru di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan magister melalui Program Beasiswa Guru Tahun Akademik 2026/2027. Menariknya, program ini terbuka bagi guru PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK tanpa persyaratan batas usia.
Program beasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya Unpad dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Sasaran program ini adalah guru aktif di sekolah negeri maupun swasta yang memiliki pengalaman mengajar minimal satu tahun dan berkomitmen memberikan dampak positif bagi sekolah tempat bertugas.
Beasiswa yang ditawarkan terdiri atas tiga kategori, yaitu beasiswa penuh yang menanggung 100 persen biaya pendidikan, beasiswa sebagian sebesar 75 persen, dan beasiswa dukungan sebesar 50 persen biaya kuliah. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh pembebasan biaya pendaftaran, termasuk biaya Tes Kemampuan Akademik (TKA), Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI), dan asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Pada tahun ini, program beasiswa berlaku untuk 18 program studi magister yang tersebar di berbagai bidang ilmu. Pilihan program studi tersebut antara lain Magister Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis, Psikologi, Akuntansi, Linguistik, hingga Agronomi dan Teknik Geologi.
Untuk dapat mengikuti seleksi, peserta harus berstatus warga negara Indonesia, memiliki ijazah S1 atau D4, memperoleh izin dari instansi tempat mengajar, serta menyiapkan gagasan penelitian yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Khusus bagi pendaftar beasiswa penuh dan sebagian, terdapat syarat tambahan berupa prestasi atau kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan.
Pendaftaran Program Beasiswa Guru Unpad dibuka hingga 13 Juli 2026. Setelah melalui seleksi administrasi, peserta akan mengikuti asesmen portofolio dan tahapan seleksi akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui program ini, Unpad berharap semakin banyak guru Indonesia yang memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi akademik dan profesional sehingga mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan nasional.








