JAKARTA – Pemerintah mulai menjalankan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada tahun 2026 yang ditandai dengan dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SNT mulai 21 Juli 2026. Program ini menjadi salah satu inovasi pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia.
Hadirnya SNT melengkapi dua program pendidikan lainnya, yaitu Sekolah Rakyat dan SMA Unggul Garuda. Ketiga program tersebut memiliki sasaran dan karakteristik yang berbeda, namun sama-sama bertujuan meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Perbedaan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan peserta didik yang berbeda.
1. Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)
SNT diperuntukkan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik dan berasal dari wilayah tempat sekolah tersebut berdiri.
Program ini melayani jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan serta tidak menggunakan sistem asrama.
Calon murid diprioritaskan berasal dari kabupaten atau kota yang sama dengan lokasi SNT sehingga layanan pendidikan berkualitas dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat setempat.
2. Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem.
Berbeda dengan SNT, Sekolah Rakyat menerapkan sistem berasrama sebagai bagian dari pembinaan peserta didik sekaligus memberikan dukungan pendidikan secara menyeluruh.
Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
3. SMA Unggul Garuda
SMA Unggul Garuda merupakan sekolah unggulan yang khusus melayani jenjang SMA.
Sekolah ini juga menerapkan sistem berasrama dan dirancang untuk mengembangkan potensi akademik peserta didik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
SNT Fokus pada Pemerataan Pendidikan Bermutu
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar pembangunan sekolah baru, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pemerataan mutu pendidikan.
Melalui program ini, pemerintah ingin:
- Mendekatkan layanan pendidikan berkualitas kepada peserta didik di berbagai daerah.
- Mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta peserta didik secara optimal.
- Menjadikan SNT sebagai pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya.
Integrasikan SMP dan SMA dalam Satu Ekosistem
Keunggulan utama SNT adalah mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu sistem pendidikan yang berkesinambungan.
Integrasi tersebut mencakup proses pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta peserta didik, pemanfaatan fasilitas pendidikan, hingga sistem penjaminan mutu.
Dengan pendekatan tersebut, perkembangan peserta didik dapat didampingi secara lebih utuh dari jenjang SMP hingga SMA.
Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Meskipun memiliki sasaran yang berbeda, Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh anak Indonesia.
Pemerintah berharap ketiga program tersebut dapat saling melengkapi dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.








