Pendaftaran Dibuka 18–30 Agustus 2026, Jangan Salah Format Dokumen saat Seleksi Administrasi
Jakarta, 22 Agustus 2026 — Seleksi administrasi menjadi tahapan pertama yang harus dilalui calon mahasiswa, taruna/taruni, dan praja dalam rangkaian Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 setelah melakukan pendaftaran.
Pada tahap ini, dokumen dan persyaratan peserta akan diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Karena itu, calon peserta harus memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan format dan batas ukuran file yang dipersyaratkan. Kesalahan format atau dokumen yang tidak sesuai dapat memengaruhi hasil seleksi administrasi.
Berikut ketentuan dokumen yang perlu disiapkan, sebagaimana disampaikan Humas Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dokumen yang Harus Disiapkan
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Format: JPG
- Ukuran maksimal: 500 KB
- Kartu Keluarga (KK)
- Format: PDF
- Ukuran maksimal: 1.000 KB
- Ijazah SMA bagian depan dan belakang atau Surat Keterangan Lulus yang memiliki nilai
- Format: PDF
- Ukuran maksimal: 1.000 KB
- Pas foto
- Format: JPG
- Ukuran maksimal: 500 KB
- Transkrip nilai
- Format: PDF
- Ukuran maksimal: 1.000 KB
- Dokumen domisili bagi pemilik KTP yang masa berlakunya kurang dari 1 tahun, dapat berupa:
- Akta lahir orang tua sesuai tempat pendaftaran; atau
- Ijazah sesuai tempat pendaftaran; atau
- Surat tugas penempatan terakhir orang tua sesuai tempat pendaftaran.
Ukuran maksimal: 1.000 KB - Pakta Integritas
- Ditulis tangan menggunakan huruf kapital
- Format: PDF
- Ukuran maksimal: 1.000 KB
- Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) bagi peserta OAP
- Diketik dan ditulis tangan menggunakan huruf kapital
- Format: PDF
- Ukuran maksimal: 1.000 KB
Ketentuan Pas Foto Sekolah Kedinasan 2026
Selain dokumen administrasi, peserta juga perlu memperhatikan ketentuan pas foto yang akan digunakan saat pendaftaran.
- Ukuran foto 4 x 6 cm.
- Menggunakan kemeja putih polos berlengan panjang.
- Latar belakang foto merah polos.
- Peserta perempuan yang menggunakan hijab mengenakan hijab warna netral, yaitu hitam atau putih.
- Peserta berhijab disarankan menggunakan hijab putih.
- Tidak diperbolehkan menggunakan kacamata.
- Wajah harus terlihat jelas dan proporsional.
7 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Mendaftar
Calon peserta juga perlu memperhatikan sejumlah hal penting agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran.
- Peserta hanya diperbolehkan mendaftar satu sekolah kedinasan.
- Data yang sudah dikirim tidak dapat diubah. Karena itu, periksa kembali biodata, nilai, dan seluruh dokumen sebelum menekan tombol “Kirim”.
- Pastikan email dan nomor HP yang digunakan masih aktif karena notifikasi, verifikasi, dan informasi pendaftaran akan dikirim melalui kontak tersebut.
- Pastikan seluruh dokumen yang diunggah merupakan dokumen asli dan sesuai dengan ketentuan ukuran file.
- Pembayaran biaya seleksi hanya dilakukan melalui rekening resmi yang tercantum di portal. Waspadai pihak yang menawarkan jasa calo atau meminta pembayaran melalui rekening pribadi.
- Gunakan perangkat dan koneksi internet yang stabil selama proses pendaftaran.
- Catat dan simpan NIK, password, serta kartu informasi akun karena data tersebut diperlukan untuk mengakses tahapan berikutnya.
Humas IPDN juga mengingatkan calon peserta untuk memastikan menggunakan situs pendaftaran yang benar dan resmi. Peserta sebaiknya tidak mengakses tautan dari pihak yang tidak dikenal dan tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan seleksi sekolah kedinasan.
Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Berikut rangkaian jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 berdasarkan informasi yang diberikan:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman seleksi | 15–24 Agustus 2026 |
| Pendaftaran seleksi | 18–30 Agustus 2026 |
| Seleksi administrasi | 18 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman hasil administrasi | 2–3 September 2026 |
| Masa sanggah | 4–5 September 2026 |
| Jawab sanggah | 4–6 September 2026 |
| Pengumuman pasca-sanggah | 7–8 September 2026 |
| Penerbitan kode billing PNBP SKD CAT BKN | 9–10 September 2026 |
| Pembayaran PNBP SKD CAT BKN | 11–15 September 2026 |
| Penyusunan jadwal SKD CAT BKN | 17–18 September 2026 |
| Pengumuman jadwal SKD CAT BKN | 18–21 September 2026 |
| Pelaksanaan SKD CAT BKN | 22 September–7 Oktober 2026 |
| Pengolahan nilai SKD | 27 September–10 Oktober 2026 |
| Seleksi lanjutan non-CAT BKN | 11–28 Oktober 2026 |
| Pembayaran PNBP seleksi lanjutan CAT BKN* | 14–18 Oktober 2026 |
| Validasi data peserta* | 19 Oktober 2026 |
| Penjadwalan seleksi lanjutan CAT BKN* | 20–21 Oktober 2026 |
| Pengumuman jadwal seleksi lanjutan CAT BKN* | 22–24 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan seleksi lanjutan CAT BKN* | 25–26 Oktober 2026 |
| Pengolahan data hasil seleksi lanjutan | 21–30 Oktober 2026 |
| Pengumuman kelulusan akhir | 21 Oktober–1 November 2026 |
| Penyampaian laporan kepada Menteri PANRB dan data hasil seleksi ke BKN melalui SSCASN | 23 Oktober–21 November 2026 |
Dengan pendaftaran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026, calon peserta sebaiknya tidak menunggu sampai hari terakhir untuk mengunggah dokumen. Pastikan seluruh berkas sudah sesuai format, ukuran, dan persyaratan agar proses seleksi administrasi berjalan lancar.
Catatan: Jadwal dan persyaratan dapat mengikuti ketentuan resmi panitia seleksi. Peserta disarankan selalu melakukan pengecekan ulang melalui portal SSCASN dan kanal resmi instansi sekolah kedinasan yang dituju.









