Hasil uji laboratorium mengungkapkan adanya bakteri E. coli pada sampel kuah makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nusukan 04 untuk murid SMAN 6 Solo.
Kepala SPPG Nusukan 04 Evin Suri mengonfirmasi temuan tersebut saat ditemui Ketua Komisi IV DPRD Solo .
Pihaknya menduga cemaran berasal dari pasokan air minum isi ulang (Reverse Osmosis/RO) milik UMKM lokal yang uji laboratorium perizinannya belum diperbarui.
Evin menjelaskan, insiden bermula dari pengolahan makanan pada Jumat (21/8/2026).
Namun sampel baru bisa diserahkan ke laboratorium pada Senin (24/8/2026).
Menu utama galantin yang dimasak sejak pukul 02.00 WIB dan didistribusikan ke jenjang SMA pukul 09.15 WIB tidak sempat diuji lantaran stok sampel telah habis.
Insiden ini kini dalam pencermatan serius pihak DPRD guna memastikan standar higiene dan keamanan pangan bagi peserta didik.(alf)

















