idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    TKA 2026 Segera Ditutup, Siswa SMA dan SMK Wajib Cek Data Sebelum 27 September

    Hadiah OSN 2026 Tetap, Mendikdasmen Janji Upayakan Kenaikan Tahun Depan

    Daftar 17 Daerah Peraih Medali Terbanyak di OSN 2026, DKI Jakarta Borong 82 Medali

    Nilai TKA SMA 2026 Berbeda dari SD-SMP, Cek Sistem Skornya

    Mengenal Jurusan Data Science, Kuliah Belajar Analisis Data hingga AI

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu

    Lowongan Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Cek Formasi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

    Berapa Gaji Guru yang Layak? Ini Jawaban Presiden Prabowo

    Rekrutmen Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Ada 174 Formasi di Luar Negeri

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Daftar Peraih Medali AI OSN 2026: 2 Emas, 4 Perak, dan 6 Perunggu

    Hadiah OSN 2026 Kembali ke Nominal 2025, Juara 1 SMA Dapat Rp25 Juta

    Pahami Arti Garis Marka di Jalan Tol, Jangan Salah Saat Berpindah Lajur

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    TKA 2026 Segera Ditutup, Siswa SMA dan SMK Wajib Cek Data Sebelum 27 September

    Hadiah OSN 2026 Tetap, Mendikdasmen Janji Upayakan Kenaikan Tahun Depan

    Daftar 17 Daerah Peraih Medali Terbanyak di OSN 2026, DKI Jakarta Borong 82 Medali

    Nilai TKA SMA 2026 Berbeda dari SD-SMP, Cek Sistem Skornya

    Mengenal Jurusan Data Science, Kuliah Belajar Analisis Data hingga AI

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu

    Lowongan Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Cek Formasi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

    Berapa Gaji Guru yang Layak? Ini Jawaban Presiden Prabowo

    Rekrutmen Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Ada 174 Formasi di Luar Negeri

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Daftar Peraih Medali AI OSN 2026: 2 Emas, 4 Perak, dan 6 Perunggu

    Hadiah OSN 2026 Kembali ke Nominal 2025, Juara 1 SMA Dapat Rp25 Juta

    Pahami Arti Garis Marka di Jalan Tol, Jangan Salah Saat Berpindah Lajur

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Nilai TKA SMA 2026 Berbeda dari SD-SMP, Cek Sistem Skornya

21 September 2026
in Berita
3 min read
250
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Skoring TKA SMA 2026 Berubah, Bagaimana dengan SD dan SMP?

Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 memiliki perbedaan antara jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk jenjang SD dan SMP, hasil TKA menggunakan rentang nilai 0 sampai 100, sedangkan pada jenjang SMA dan SMK rentang skor yang digunakan adalah 200 hingga 800.

Perbedaan skala tersebut membuat cara membaca hasil TKA siswa SD dan SMP tidak sama dengan hasil TKA siswa SMA. Meski demikian, pada semua jenjang, hasil TKA tidak hanya disajikan dalam bentuk angka, tetapi juga dilengkapi kategori capaian dan deskripsi kemampuan.

Skor TKA SD dan SMP 0-100

Untuk peserta TKA jenjang SD/MI dan SMP/MTs, nilai setiap mata pelajaran berada dalam rentang 0-100.

TKA SD dan SMP 2026 menguji dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Sistem penilaiannya menggunakan skala 0-100 dan hasilnya kemudian dilengkapi dengan kategori capaian.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pada TKA 2026 terdapat kategori Baik, Memadai, dan Kurang. Selain itu, terdapat predikat Istimewa bagi siswa SD dan SMP yang memperoleh nilai 95,00 pada setiap mata uji.

Skor TKA SMA dan SMK 200-800

Sementara itu, terdapat perbedaan pada jenjang SMA/MA dan SMK/MAK. Rentang nilai TKA berada pada skala 200-800.

Untuk jenjang ini, peserta mengikuti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan. Pilihan mata pelajaran diarahkan agar sesuai dengan minat dan rencana studi lanjutan siswa.

Predikat Istimewa untuk jenjang SMA dan SMK diberikan apabila peserta memperoleh skor 725,00 pada setiap mata uji.

Kenapa Skala Nilainya Berbeda?

Perbedaan rentang skor tersebut merupakan bagian dari sistem pengukuran TKA yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing jenjang.

Untuk SD dan SMP, hasil TKA terutama memberikan gambaran capaian akademik siswa sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai salah satu informasi dalam proses penerimaan ke jenjang berikutnya. Hasil TKA SD dapat digunakan untuk seleksi masuk SMP melalui jalur prestasi, sedangkan hasil TKA SMP dapat digunakan untuk seleksi masuk SMA/SMK melalui jalur prestasi sesuai kebijakan pemerintah daerah.

Sementara pada jenjang SMA dan SMK, hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan lanjutan, termasuk sebagai validator nilai rapor dalam jalur SNBP, pertimbangan masuk perguruan tinggi melalui jalur mandiri, serta pertimbangan penerimaan di perguruan tinggi swasta sesuai kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Nilai TKA Bukan Penentu Kelulusan

Meskipun memiliki fungsi sebagai informasi capaian akademik, TKA bukan ujian yang digunakan untuk menentukan kelulusan siswa.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa TKA digunakan untuk memperoleh gambaran kemampuan akademik murid secara objektif dan terstandar. Untuk jenjang SD dan SMP, pemerintah secara khusus menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan.

Hasil TKA juga diterbitkan dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA). Sertifikat tersebut memuat nilai serta kategori capaian yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik.

Hasil TKA Dapat Dimanfaatkan untuk Seleksi Prestasi

Selain sebagai gambaran kemampuan akademik, hasil TKA dapat digunakan dalam proses penerimaan murid baru melalui jalur prestasi.

Untuk SD dan SMP, pemerintah daerah dapat menyesuaikan pemanfaatan hasil TKA dengan kebijakan masing-masing. Hasil TKA SD dapat menjadi salah satu pertimbangan masuk SMP, sedangkan hasil TKA SMP dapat digunakan untuk seleksi masuk SMA atau SMK melalui jalur prestasi.

Dengan demikian, skoring TKA SD dan SMP tetap berada pada rentang 0-100, sedangkan SMA dan SMK menggunakan skala 200-800. Perbedaan tersebut perlu diperhatikan siswa dan orang tua saat membaca hasil TKA 2026.

Tags: hasil TKAJalur PrestasiKemendikdasmennilai TKANilai TKA SDnilai TKA SMANilai TKA SMPpendidikan indonesiaSHTKASkor TKA 2026skoring TKA 2026SNBPSPMB 2026Tes Kemampuan AkademikTKA 2026TKA SD 2026TKA SMA 2026TKA SMP 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In