Muhamad Fajrin Rasyid, alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus Co-Founder Bukalapak, membagikan pengalaman dan tips membangun perusahaan rintisan kepada mahasiswa ITB. Pengalaman tersebut disampaikan dalam Studium Generale bertema “Membangun Talenta Digital Indonesia” pada 30 September 2026.
Menurut Fajrin, startup perlu memiliki visi yang jelas, tetapi visi saja tidak cukup. Perusahaan rintisan juga harus mempunyai strategi yang dapat dijalankan serta bukti nyata berupa produk yang telah dibuat dan digunakan oleh pengguna.
Ia juga menekankan pentingnya memahami kebutuhan masyarakat sebelum mengembangkan sebuah teknologi. Bagi Fajrin, inovasi seharusnya berangkat dari persoalan nyata dan menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi pengguna.
Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, Fajrin mengingatkan pentingnya growth mindset atau kemauan untuk terus belajar. Kemampuan beradaptasi dan mempelajari keterampilan baru dinilai penting agar talenta digital tetap relevan menghadapi perubahan teknologi.








