Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan segera membuka kembali pendaftaran Beasiswa Garuda untuk jenjang Sarjana (S1). Meski jadwal pembukaan belum diumumkan secara resmi, calon pendaftar dapat mulai mempersiapkan persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan.
Beasiswa Garuda merupakan program bantuan pembiayaan pendidikan bagi calon mahasiswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Program ini mendukung bidang prioritas nasional, meliputi kesehatan, ketahanan pangan, maritim, material dan manufaktur maju, energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, bisnis dan ekonomi, serta hukum dan kebijakan publik.
Salah satu hal yang perlu diketahui calon pendaftar adalah kepemilikan Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan bukan menjadi syarat awal pendaftaran. Penerima beasiswa akan diberikan kesempatan memperoleh LoA pada program studi sesuai prioritas nasional hingga satu tahun setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda S1
Berdasarkan informasi yang dimuat detikEdu pada 14 Oktober 2026, berikut persyaratan umum yang perlu disiapkan:
- Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), atau paspor.
- Sedang menempuh kelas XII SMA, SMK, atau MA.
- Memenuhi kriteria untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah dan rapor semester 1–5.
- Memiliki surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit pemerintah yang diterbitkan paling lama enam bulan sebelum pendaftaran.
- Menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
- Memenuhi ketentuan terkait penerimaan beasiswa lain sesuai aturan program.
Selain persyaratan umum, pelamar perlu menyiapkan bukti prestasi dalam tiga tahun terakhir yang diakui, hasil tes IQ dengan skor minimal 120, serta sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan skor minimal 1.200. Pendaftar yang belum memiliki sertifikat SAT atau belum memenuhi skor tersebut wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) sesuai ketentuan penyelenggara.
Dokumen Bahasa untuk Kampus Dalam dan Luar Negeri
Pelamar yang memilih perguruan tinggi luar negeri perlu menyiapkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, dengan skor minimal IELTS 6,5, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58. Dokumen kemampuan bahasa resmi lainnya juga dapat diperlukan sesuai negara dan bahasa pengantar kampus tujuan.
Sementara itu, pelamar perguruan tinggi dalam negeri perlu memenuhi ketentuan kemampuan bahasa Inggris, antara lain IELTS minimal 6,0, TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau PTE Academic 50. Calon pendaftar juga perlu memperhatikan dokumen tambahan yang berlaku, termasuk ketentuan khusus bagi pelamar penyandang disabilitas.
Dokumen pendukung kondisi ekonomi keluarga juga perlu disiapkan sesuai panduan, seperti bukti keikutsertaan dalam program bantuan pemerintah, bukti penghasilan orang tua, serta bukti pembayaran listrik atau pembelian token listrik selama tiga bulan terakhir.
Cakupan Biaya Beasiswa Garuda
Beasiswa Garuda mencakup biaya pendidikan dan biaya pendukung. Komponen biaya pendidikan meliputi uang kuliah, biaya pendaftaran, dan tunjangan buku. Adapun biaya pendukung dapat mencakup transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, serta biaya keadaan darurat sesuai ketentuan program.
Calon pendaftar disarankan memantau pengumuman melalui situs resmi Beasiswa Garuda untuk mengetahui jadwal pembukaan, prosedur pendaftaran, dan ketentuan terbaru. Persiapan dokumen sejak dini dapat membantu calon mahasiswa mengikuti proses seleksi ketika pendaftaran resmi dibuka.








