Jakarta – Rencana pemenuhan kebutuhan guru nasional pada 2027 turut menjadi perhatian Komisi X DPR RI dalam rapat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dalam pembahasan tersebut, DPR menyoroti perlunya perhatian dan afirmasi bagi guru yang mengabdi di sekolah swasta.
Pembahasan berlangsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama Mendikdasmen Abdul Mu’ti pada Selasa, 22 September 2026. Pemerintah sebelumnya telah menyampaikan bahwa kebutuhan guru nasional mencapai sekitar 464 ribu orang dan akan dipenuhi secara bertahap mulai 2027.
DPR Soroti Guru yang Mengabdi di Sekolah Swasta
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta agar kebijakan penataan guru tidak hanya berfokus pada guru yang berada di sekolah negeri. Menurutnya, guru yang mengabdi di sekolah swasta juga menjadi bagian dari sumber daya manusia pendidikan yang perlu mendapat perhatian.
Fikri menilai pembahasan mengenai guru juga perlu ditempatkan dalam kerangka yang lebih luas, termasuk tenaga kependidikan. Dengan demikian, penataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) diharapkan mencakup berbagai jenis satuan pendidikan.
Ia juga mendorong agar langkah afirmasi terhadap guru sekolah swasta mulai diwujudkan secara realistis dan bertahap, meskipun skema pelaksanaannya masih perlu dirumuskan.
Kebutuhan 464 Ribu Guru Sudah Dipetakan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan pembahasan mengenai kebutuhan guru bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut pemerintah, data kebutuhan guru telah beberapa kali dibahas dan dipadankan antarlembaga. Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menyusun kebutuhan guru berdasarkan mata pelajaran dan jenjang sekolah.
Jumlah kebutuhan yang diproyeksikan mencapai sekitar 464 ribu guru. Angka tersebut menjadi bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan guru secara bertahap mulai 2027.
CPNS Guru 2027 Dibuka Bertahap
Dalam pembahasan program pendidikan 2027, pemerintah menyampaikan bahwa rekrutmen guru CPNS akan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan sekitar 464 ribu guru.
Selain itu, guru PPPK yang memenuhi persyaratan administrasi juga akan memperoleh kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi guru PNS secara bertahap mulai 2027. Kesempatan seleksi juga disebut diberikan kepada sekitar 172 ribu guru non-ASN yang bertugas di sekolah negeri, sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Dengan demikian, pemerintah sedang menyiapkan skema pemenuhan kebutuhan guru berdasarkan pemetaan lokasi, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan.
Bagaimana Nasib Guru Honorer Swasta?
Perhatian DPR terhadap guru swasta muncul di tengah rencana penataan guru secara nasional. Pemerintah telah menyampaikan sejumlah kebijakan untuk guru non-ASN, termasuk kesempatan mengikuti seleksi ASN dan keberlanjutan pengabdian bagi mereka yang belum berhasil dalam seleksi.
Namun, berdasarkan informasi yang telah diumumkan pemerintah mengenai rekrutmen CPNS Guru 2027, kesempatan seleksi yang secara spesifik disebut dalam pembahasan 22 September adalah guru PPPK yang memenuhi persyaratan serta sekitar 172 ribu guru non-ASN yang bertugas di sekolah negeri.
Karena itu, bentuk afirmasi khusus bagi guru honorer di sekolah swasta masih menjadi hal yang perlu dibahas lebih lanjut. Pernyataan Abdul Fikri menjadi dorongan agar persoalan tersebut mulai mendapatkan skema kebijakan yang konkret.
Penataan Guru Perlu Berbasis Data
Pemetaan kebutuhan berdasarkan lokasi, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan menjadi salah satu unsur penting dalam perencanaan pemenuhan guru. Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati juga menekankan pentingnya peta jalan yang jelas untuk menangani kekosongan guru sekaligus menjadi dasar kebutuhan anggaran pendidikan pada tahun-tahun berikutnya.
Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan kebutuhan guru disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah dan wilayah. Pemerintah juga telah melakukan pemadanan data dengan lembaga terkait sebelum menyusun rencana pemenuhan kebutuhan guru.
Afirmasi Guru Swasta Masih Menunggu Skema
Dorongan agar guru sekolah swasta mendapatkan afirmasi menunjukkan bahwa penataan guru tidak hanya berkaitan dengan pengangkatan menjadi ASN. Aspek pengembangan karier, kesejahteraan, keberlanjutan pengabdian, serta kebutuhan tenaga kependidikan juga menjadi bagian dari persoalan tata kelola guru.
Hingga saat ini, rincian mengenai bentuk afirmasi khusus bagi guru honorer swasta dalam rencana CPNS Guru 2027 belum diumumkan secara teknis. Karena itu, guru swasta perlu mengikuti perkembangan kebijakan resmi pemerintah terkait persyaratan, formasi, dan mekanisme seleksi.
Rencana pemenuhan kebutuhan sekitar 464 ribu guru sendiri masih akan dilaksanakan secara bertahap. Pemerintah telah menyiapkan pemetaan kebutuhan, sementara DPR mendorong agar penataan tersebut turut memperhatikan guru yang selama ini mengabdi di sekolah swasta.



