Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklarifikasi beredarnya nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Yudhistira Nugraha, ST., M.ICT Adv., D.Phil., Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa nomor WhatsApp tersebut bukan nomor resmi dan tidak mewakili Yudhistira Nugraha maupun Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen. Klarifikasi tersebut diterbitkan melalui laman resmi Kemendikdasmen pada 2 Oktober 2026.
Nomor WhatsApp bukan milik Kepala Biro Kemendikdasmen
Dalam klarifikasinya, Kemendikdasmen meminta masyarakat tidak menanggapi atau menindaklanjuti pesan dari nomor yang mengaku sebagai Yudhistira Nugraha.
Masyarakat juga diminta berhati-hati apabila menerima pesan, panggilan, atau permintaan tertentu dari nomor yang menggunakan nama pejabat tersebut tetapi identitasnya tidak dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi.
Yudhistira Nugraha sendiri tercatat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen dalam daftar pejabat resmi kementerian.
Jangan berikan data pribadi dan OTP
Kemendikdasmen mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi, kode OTP, uang, maupun informasi lainnya kepada pihak yang identitasnya belum dapat dipastikan.
Imbauan tersebut penting karena pesan dari nomor tidak resmi dapat digunakan untuk berbagai bentuk penipuan atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
Masyarakat juga diminta tidak langsung mempercayai informasi yang diterima melalui pesan pribadi sebelum melakukan verifikasi melalui saluran resmi Kemendikdasmen.
Cara mengecek informasi resmi Kemendikdasmen
Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat dapat memeriksa pengumuman dan berita melalui kanal resmi Kemendikdasmen.
Selain itu, masyarakat dapat menghubungi Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen melalui kontak yang tercantum di laman resminya.
Berdasarkan laman resmi BKHM, kontak yang tersedia antara lain nomor telepon 021 5736189 dan alamat email [email protected]. Kantor BKHM berada di Gedung C Lantai 4, Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat.
Kemendikdasmen sebelumnya juga mengingatkan soal penipuan
Klarifikasi mengenai nomor WhatsApp palsu ini bukan pertama kalinya Kemendikdasmen mengingatkan masyarakat mengenai informasi yang mengatasnamakan pejabat kementerian.
Pada Juni 2026, Kemendikdasmen juga mengklarifikasi nomor WhatsApp yang menggunakan foto profil Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan mengaku sebagai dirinya. Kementerian menegaskan nomor tersebut bukan milik Abdul Mu’ti dan meminta masyarakat tidak merespons pesan dari nomor tersebut.
Kemendikdasmen juga sebelumnya mengingatkan masyarakat mengenai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan kementerian, termasuk terkait pengadaan barang dan program pemerintah. Masyarakat diminta melakukan klarifikasi melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan.
Masyarakat diminta cek informasi sebelum percaya
Kemendikdasmen mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap pesan atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat kementerian.
Apabila menerima pesan mencurigakan, masyarakat sebaiknya tidak memberikan data pribadi, kode OTP, atau uang. Informasi tersebut juga sebaiknya tidak diteruskan sebelum kebenarannya dipastikan melalui kanal resmi pemerintah.
Kemendikdasmen menekankan pentingnya mengecek informasi melalui kanal resmi kementerian sebelum mempercayai atau menindaklanjuti pesan yang diterima.









