Pakar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Dr Masfuri, mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala awal serangan jantung. Menurutnya, serangan jantung tidak selalu datang tanpa tanda, tetapi gejala awal sering disalahartikan sebagai masuk angin, gangguan lambung, atau kelelahan.
Salah satu gejala yang perlu diwaspadai adalah nyeri atau rasa tertekan di dada, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, atau rasa tidak nyaman yang menjalar ke rahang, bahu, maupun lengan. Gejala dapat berbeda pada setiap orang sehingga keluhan yang tidak biasa sebaiknya tidak disepelekan.
Dr Masfuri menjelaskan bahwa dalam kondisi kegawatdaruratan jantung dikenal periode emas atau golden hour. Pertolongan medis yang cepat setelah gejala muncul dapat membantu mengurangi risiko kerusakan pada otot jantung dan meningkatkan peluang keselamatan pasien.
Karena itu, masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis ketika mengalami nyeri dada atau gejala lain yang mengarah pada serangan jantung. Mengenali tanda sejak awal dan tidak menunda pemeriksaan menjadi langkah penting untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.



