Pembelajaran STEM di SNT 6 Bone Bolango, Gorontalo, tidak hanya mengajarkan siswa membuat prototipe pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), tetapi juga melatih ketekunan dalam menghadapi proses perancangan dan perbaikan.
Siswa kelas VII diajak memanfaatkan potensi angin di Bone Bolango untuk memahami hubungan antara kondisi lingkungan, sumber daya alam, dan kebutuhan energi. Mereka merancang prototipe menggunakan dinamo DC, baling-baling, kabel, lampu LED, kipas, serta multimeter.
Dalam prosesnya, siswa melakukan pengujian, mengumpulkan data, menemukan bagian yang belum bekerja optimal, kemudian memperbaiki desain dan mengujinya kembali. Proses coba-coba dan perbaikan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran STEM sekaligus melatih kemampuan memecahkan masalah.
Pembelajaran tersebut juga mendorong kerja sama antarsiswa dan menghubungkan beberapa mata pelajaran dalam satu proyek. Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga kreativitas desain, pemanfaatan data, kemampuan memecahkan masalah, dan cara siswa menjelaskan proses yang telah dilakukan.









